Donasi Korban Kebakaran Jalan Merak Tembus Rp80 Juta, Posko Peduli Segera Salurkan
Melawi (Suara Kalbar) – Kepedulian masyarakat dan pemerintah terhadap korban kebakaran di Jalan Merak, Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, mendapat respons luar biasa.
Hingga hari terakhir penggalangan bantuan, Rabu (4/11/2026), dana tunai yang berhasil dihimpun Posko Peduli Korban Kebakaran telah mencapai lebih dari Rp80 juta.
Posko yang dibuka sejak 29 Oktober 2026 oleh Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi , Yayasan Mawar dan Badan Sosial Pemadam Kebakaran (BSPBK) Bhakti Mulia Nanga Pinoh tersebut menjadi wadah solidaritas masyarakat untuk membantu warga yang terdampak musibah kebakaran.
Ketua MABT Melawi, Taufik, mengatakan perhatian dan kepedulian yang diberikan masyarakat maupun pemerintah terhadap para korban sangat luar biasa.
“Hari ini merupakan hari terakhir penggalangan dana di posko. Untuk uang tunai terkumpul sekitar Rp80 juta lebih,” ungkap Taufik saat dikonfirmasi jurnalis Suara Kalbar, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, bantuan yang masuk tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga berbagai kebutuhan pokok dan barang keperluan sehari-hari bagi para korban.
Salah satu bantuan yang diterima yakni beras sebanyak 3 ton dari Pemerintah Kabupaten Melawi. Selain itu, terdapat bantuan paket barang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Sosial serta bantuan dari PMI kabupaten Melawi serta PKK kabupaten Melawi.
Masyarakat juga turut mengambil bagian dengan memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai, mi instan, beras, dan berbagai kebutuhan lainnya.
“Untuk beras totalnga sekitar 4 ton, karena ada juga warga yang bantu beras,” jelasnya.
Segera Didistribusikan kepada Korban
Taufik menyampaikan seluruh bantuan yang telah terkumpul akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran di Jalan Merak.
Pihak posko akan melakukan koordinasi agar bantuan yang terkumpul dapat disalurkan kepada warga terdampak sesuai kebutuhan dan pendataan di lapangan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat usaha, harta benda, serta sumber penghidupan akibat musibah kebakaran.
Sebagaimana diketahui, kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) dini hari tersebut menghanguskan sekitar 54 rumah toko (ruko) dan satu bangunan rumah ibadah, Kelenteng Fuk Tet Chie, yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Tionghoa di Nanga Pinoh.
Apresiasi untuk Seluruh Pihak yang Peduli
Atas nama pengelola posko, Taufik menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pemerintah, organisasi, komunitas, serta pihak-pihak yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada para korban.
Menurutnya, tingginya kepedulian yang ditunjukkan berbagai pihak menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat Melawi.
Ia berharap solidaritas tersebut terus terjaga, terutama dalam membantu warga yang sedang menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat usaha dan harta benda.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah yang sudah memberikan perhatian serta bantuan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Kami sangat mengapresiasi kepedulian semua pihak,” ungkapnya.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






