Ribuan Warga Padati Penutupan Festival Paradje’ ke-18 di Keraton Surya Negara Sanggau
Wakil Bupati Susana Herpena saat menutup Festival Paradje’ ke-18 di halaman Keraton Sanggau
Sanggau (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi menutup Festival Paradje’ Pesaka Negeri ke-18 yang digelar di halaman Keraton Surya Negara, Sanggau, Sabtu (10/10/2026) malam. Penutupan festival budaya tersebut dihadiri dan dipadati belasan ribu masyarakat.
Wakil Bupati dalam sambutannya berharap, festival tersebut mampu memperkuat pelestarian budaya Melayu sekaligus menjadi daya tarik pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, mengucapkan selamat dan sukses untuk kerabat Keraton Surya Negara dan panitia yang telah menyelenggarakan festival sebagai upaya menjaga keberlangsungan adat dan budaya di Kabupaten Sanggau,”ucap Wakil Bupati Susana Herpena.
Pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan ini agar terus berkembang sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya.
“Pemerintah daerah tentunya selalu mendukung kegiatan ini karena Paradje’ merupakan bagian dari warisan budaya yang harus kita lestarikan,” ujar Susana.
Menurutnya, Festival Paradje’ Pusaka tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga sarana pendidikan budaya bagi generasi muda.
“Harapan kita, kegiatan ini bisa menjadi daya tarik untuk menggerakkan ekonomi. Ini juga merupakan bentuk pelestarian adat dan budaya dalam konteks pendidikan kepada generasi muda agar mereka memiliki semangat untuk terus mempertahankan tradisi, terutama Paradje’ dan budaya lainnya di Kabupaten Sanggau,” katanya.
Antusiasme masyarakat, termasuk kehadiran anak-anak selama festival berlangsung, menunjukkan kuatnya kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah. Ia berharap Festival Paradje’ Pusaka dapat berkembang menjadi daya tarik wisata nasional hingga internasional, terlebih Kabupaten Sanggau berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia.
“Untuk Paradje’ tahun 2027 yang memasuki penyelenggaraan ke-19, saya berharap acaranya lebih meriah. Bukan hanya mendorong ekonomi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menarik wisatawan untuk datang ke Sanggau,” ungkapnya.
Susana berharap, penyelenggaraan Festival Paradje’ ke depan mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM, rumah makan, hotel, dan penginapan sehingga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan melestarikan adat budaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sanggau Maju, Berkelanjutan dan Berkeadilan serta mendukung Indonesia Emas 2045,”pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung pada 7 hingga 10 Oktober 2026 tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat dan budaya daerah.
Penulis: Darmansyah





