Sempat Hilang di Hutan Saat Mencari Pinang, Lansia 80 Tahun di Landak Ditemukan Selamat
Landak (Suara Kalbar) – Seorang warga lanjut usia bernama Aon Binturun alias Pak Utok (80), yang sempat dilaporkan hilang setelah pergi mencari buah pinang di kawasan hutan Dusun Sele Terpadu, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, akhirnya ditemukan dalam keadaan sadar pada Jumat (9/10/2026).
Korban ditemukan warga dalam kondisi lemas dan duduk bersandar pada batang pohon di tengah hutan. Ia berhasil ditemukan setelah personel Polsek Mempawah Hulu, keluarga, dan masyarakat setempat melakukan pencarian selama beberapa jam.
Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Freddy Surya Purnama mengapresiasi kepedulian dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian tersebut.
“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama warga lanjut usia. Kami mengapresiasi masyarakat yang bersama-sama melakukan pencarian dan membantu memastikan korban dapat kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Kapolsek menyampaikan pesan Kapolres Landak.
Berdasarkan informasi yang diterima Polsek Mempawah Hulu, peristiwa itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban berangkat dari rumah dengan membawa karung untuk mencari buah pinang di kawasan hutan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Namun, hingga pukul 16.00 WIB, korban belum juga kembali ke rumah. Khawatir terjadi sesuatu, keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian dan meminta bantuan personel Polsek Mempawah Hulu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian bersama keluarga dan masyarakat langsung menyisir kawasan hutan yang biasa didatangi korban untuk beraktivitas.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan warga di tengah hutan. Saat ditemukan, ia masih dalam keadaan sadar, tetapi tampak lemas setelah cukup lama berada di kawasan tersebut.
Korban kemudian dibawa pulang ke rumah untuk mendapatkan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh tenaga kesehatan setempat. Berdasarkan pengamatan awal, korban masih mampu berkomunikasi dengan baik. Meski demikian, kondisinya tetap perlu dipantau karena mengalami kelelahan.
Keberhasilan pencarian itu disambut haru dan sukacita oleh keluarga serta masyarakat setempat. Sebagai ungkapan rasa syukur, warga juga melaksanakan ritual adat sesuai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tersebut.
Kapolsek Mempawah Hulu menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam memberikan pertolongan kepada warga yang mengalami kesulitan maupun menghadapi situasi darurat.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar meningkatkan perhatian dan memastikan keselamatan mereka saat beraktivitas di kawasan hutan.
“Apabila ada anggota keluarga yang belum kembali sesuai waktu yang diperkirakan atau mengalami keadaan darurat, segera informasikan kepada aparat setempat agar langkah pertolongan dapat dilakukan secepat mungkin ataupun bisa menghubungi layanan 110,” pesannya.
Peristiwa ini menjadi bukti pentingnya kepedulian dan kerja sama masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Respons cepat kepolisian bersama warga turut membantu memastikan korban dapat ditemukan dan kembali ke tengah keluarganya.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






