SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak STIKes Yarsi Pontianak Raih Peringkat 5 dan 3 Mahasiswa 10 Top Nasional

STIKes Yarsi Pontianak Raih Peringkat 5 dan 3 Mahasiswa 10 Top Nasional

Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Drs. Suhadi SW, M.Si bersama jajaran STIKes saat memegang piagam penghargaan. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Pontianak (Suara Kalbar)  – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak meraih prestasi nasional dengan menempati peringkat kelima institusi terbaik dalam Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Profesi Ners Periode III Tahun 2026.

Tak hanya prestasi institusi, mahasiswa STIKes Yarsi Pontianak juga berhasil menorehkan hasil membanggakan. Tiga mahasiswa Program Profesi Ners masuk dalam jajaran peserta dengan nilai terbaik secara nasional, yakni Hevi Putriani dan Alfian yang masing-masing meraih peringkat kesembilan dengan nilai 89,44, serta Okti Riesyi Eriani di peringkat kesepuluh dengan nilai 88,89.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap institusi pendidikan dan peserta yang memperoleh prestasi terbaik dalam pelaksanaan uji kompetensi nasional. Penilaian dilakukan melalui kolaborasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penghargaan itu ditandatangani Ketua Ad Hoc Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) dari unsur Kolegium Keperawatan, Prof. Dr. Nursalam, BSN, M.Nurs (Hons), bersama perwakilan unsur perguruan tinggi keperawatan, Dr. Ners Etika Emaliyawati, S.Kep., M.Kep., tertanggal 22 September 2026.

Penghargaan tersebut diterima STIKes Yarsi Pontianak bersamaan dengan penyerahan Surat Keputusan Ketua Pengurus Yarsi Pontianak tentang pengangkatan Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II STIKes Yarsi Pontianak.

Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Drs. Suhadi SW, M.Si., menyampaikan kebanggaan dan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa STIKes Yarsi Pontianak mampu bersaing dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, termasuk sejumlah kampus besar di Pulau Jawa,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeringkatan yang disampaikan, peringkat pertama diraih Universitas Padjadjaran, disusul Universitas Gadjah Mada dan Universitas Diponegoro Semarang pada posisi kedua. Peringkat ketiga ditempati Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Sementara itu, peringkat keempat diraih Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dan Universitas Muhammadiyah Magelang. Adapun peringkat kelima ditempati STIKes Yarsi Pontianak bersama Poltekkes Kemenkes Kaltim dan Universitas Respati Yogyakarta.

Suhadi menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa perguruan tinggi kesehatan di Kalimantan Barat memiliki peluang untuk bersaing di tingkat nasional melalui peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi dosen, serta pembinaan mahasiswa secara berkelanjutan.

“Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan kekompakan seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, manajemen, alumni, hingga seluruh civitas akademika,” tegasnya.

Dukungan dan doa dari perangkat organisasi Yayasan, Pembina, Pengurus, serta Pengawas Yarsi Pontianak juga menjadi bagian penting dalam mendorong pencapaian tersebut.

“Prestasi institusi dan mahasiswa ini diharapkan menjadi modal untuk terus mengembangkan Yarsi Pontianak agar semakin maju, modern, dan dipercaya masyarakat,” ungkapnya.

Dengan capaian tersebut, STIKes Yarsi Pontianak optimistis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan kesehatan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat.

Masyarakat Kalimantan Barat pun diharapkan dapat menjadikan STIKes Yarsi Pontianak sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan. Selain STIKes, Yarsi Pontianak juga menaungi Akademi Farmasi Yarsi Pontianak sebagai bagian dari kontribusi lembaga dalam menyiapkan sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play