Bentuk Vespa Primavera Resmi Dilindungi Merek 3D di Uni Eropa
Jakarta (Suara Kalbar) – Piaggio Group mendapat perlindungan hukum baru terhadap desain skuter Vespa Primavera setelah Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) mengabulkan pendaftaran merek dagang tiga dimensi (3D) untuk bentuk bodi kendaraan tersebut.
Keputusan tersebut berlaku di 27 negara anggota Uni Eropa. Perlindungan tidak hanya mencakup kendaraan secara utuh, tetapi juga model miniatur atau scale models.
Melalui keputusan tersebut, EUIPO mengakui bahwa bentuk bodi Vespa Primavera memiliki daya pembeda yang telah terbentuk di mata konsumen. Bentuk tersebut dinilai telah diasosiasikan secara khusus dengan produk Vespa.
Dengan demikian, perlindungan yang diberikan tidak semata-mata berkaitan dengan nama atau logo Vespa. Bentuk keseluruhan kendaraan juga mendapatkan perlindungan sebagai identitas merek.
Keputusan tersebut juga memberikan ruang perlindungan terhadap pengembangan desain Primavera di masa mendatang. Versi baru atau pembaruan model tetap dapat berada dalam cakupan perlindungan selama tidak menghilangkan elemen utama yang menjadi ciri khas desainnya.
Perlindungan tersebut menjadi modal hukum bagi Piaggio untuk menghadapi potensi produk yang dinilai meniru karakter desain Vespa. Namun, keputusan EUIPO tidak berarti seluruh skuter bergaya retro secara otomatis melanggar hak kekayaan intelektual Piaggio.
Sejumlah elemen desain Vespa, seperti perisai depan yang melengkung, bodi belakang membulat, konfigurasi step-through, dan lampu depan berbentuk lingkaran, juga ditemukan pada berbagai skuter retro dari produsen lain.
Karena itu, penilaian terhadap dugaan pelanggaran tetap bergantung pada karakteristik desain secara keseluruhan serta ketentuan hukum merek yang berlaku.
Dalam perkara merek dagang, salah satu aspek yang dapat menjadi pertimbangan adalah potensi kebingungan konsumen atau likelihood of confusion. Artinya, kemiripan tidak cukup dinilai hanya berdasarkan satu bagian tertentu dari sebuah kendaraan.
Pendaftaran tersebut menegaskan posisi Piaggio bahwa bentuk keseluruhan Vespa memiliki identitas tersendiri dan bukan sekadar penerapan gaya retro yang dapat digunakan tanpa batas oleh produsen lain.
Bahasa desain Vespa sendiri memiliki sejarah panjang. Skuter tersebut pertama kali diperkenalkan pada 1946 dan kemudian berkembang menjadi salah satu desain kendaraan roda dua yang dikenal luas di berbagai negara.
Perlindungan terhadap bentuk tiga dimensi juga dapat menjadi perhatian bagi produsen yang ingin memasarkan skuter retro di pasar Eropa. Perusahaan harus memastikan desain produknya memiliki karakter visual yang cukup berbeda agar tidak menimbulkan persoalan hukum.
Meski demikian, keberadaan merek dagang 3D tersebut tidak serta-merta memberikan Piaggio hak eksklusif atas seluruh karakteristik umum skuter, seperti penggunaan lampu bulat atau dek pijakan kaki rata.
Perlindungan terutama berkaitan dengan bentuk dan elemen desain yang telah diakui sebagai identitas khas Vespa Primavera. Batas penerapannya tetap bergantung pada keputusan hukum dan karakteristik masing-masing produk.
Dengan keputusan EUIPO tersebut, Piaggio memperkuat perlindungan kekayaan intelektual terhadap salah satu model Vespa di pasar Eropa. Langkah ini sekaligus menunjukkan semakin pentingnya desain kendaraan sebagai bagian dari identitas merek dalam industri otomotif global.
Sumber: Beritasatu.com





