PT BAI Gandeng 9 SMK, Generasi Muda Mempawah Dibidik Jadi Tenaga Siap Kerja
Mempawah (Suara Kalbar) – Pendidikan vokasi di Kabupaten Mempawah mulai diarahkan semakin dekat dengan kebutuhan dunia industri.
PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) resmi menggandeng sembilan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Mempawah untuk memperkuat link and match antara pendidikan dan dunia kerja.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dengan PT BAI, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT BAI dan sembilan SMK se-Kabupaten Mempawah.
Penandatanganan berlangsung di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa (22/9/2026).
Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi mengapresiasi langkah tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara satuan pendidikan dan industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan SMK agar memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Kerja sama ini menjadi momentum untuk membangun keterhubungan yang lebih kuat antara apa yang dipelajari di sekolah dengan apa yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Juli.
Ia menyebut, kerja sama PT BAI dengan SMK tidak sebatas pada pembelajaran di ruang kelas. Sejumlah program disiapkan, mulai dari penyelarasan kurikulum, pembelajaran berbasis proyek industri, guru tamu, kunjungan industri, magang guru, hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pembaruan teknologi, pengembangan teaching factory, serta membuka peluang penyerapan lulusan sesuai kompetensi yang dibutuhkan industri.
Juli menegaskan, lulusan SMK tidak cukup hanya mengantongi ijazah. Mereka harus dibekali kompetensi teknis sekaligus keterampilan, etos kerja, kedisiplinan dan budaya kerja yang sesuai dengan tuntutan industri.
Karena itu, ia berharap PT BAI dapat membuka lebih banyak ruang pembelajaran dan pengalaman bagi generasi muda Mempawah.
“Jangan sampai berhenti pada dokumen dan seremoni penandatanganan. Kita ingin melihat program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah, guru, siswa, dunia industri dan terutama masyarakat Kabupaten Mempawah,” tegasnya.
Menurut Juli, keterlibatan industri dalam pendidikan vokasi juga dapat menjadi pintu bagi generasi muda daerah untuk mengambil peran dalam pembangunan industri di Kabupaten Mempawah.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, sekolah diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dan siap memasuki dunia kerja.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Mempawah, jajaran PT BAI, para kepala SMK se-Kabupaten Mempawah serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Penulis: Diskominfo Mpw
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





