SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Hujan Guyur Sanggau Setelah Doa Bersama dan Ritual Adat, Ketua Satgas: Ucap Syukur di Tengah Kemarau dan Kabut Asap

Hujan Guyur Sanggau Setelah Doa Bersama dan Ritual Adat, Ketua Satgas: Ucap Syukur di Tengah Kemarau dan Kabut Asap

Wabup Susana Herpena saat Ritual Adat Memohon Hujan (suarakalbar.co.id/cok)

Sanggau (Suara Kalbar) – Hujan akhirnya mengguyur Kabupaten Sanggau pada subuh hingga pagi hari ini, Jumat (5/09/2026). Turunnya hujan disambut syukur oleh masyarakat setelah berbagai ikhtiar, doa bersama, dan ritual adat yang dilaksanakan untuk memohon hujan di tengah kemarau dan kabut asap.

Wakil Bupati Sanggau yang juga Komandan Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam ikhtiar bersama tersebut.

“Hari ini, kita patut memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Setelah berbagai ikhtiar, doa bersama, dan ritual adat yang dilaksanakan dengan penuh ketulusan, subuh hingga pagi hari ini hujan akhirnya mengguyur Bumi Daranante yang kita cintai,” ujarnya.

Wakil Bupati menyebut hujan yang turun menjadi berkah yang menyejukkan tanah Sanggau sekaligus membawa harapan dalam upaya penanganan dampak kemarau dan kabut asap yang melanda beberapa waktu terakhir.

Ia menjelaskan, rangkaian ikhtiar telah dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat. Pada 3 September 2026, doa bersama dilaksanakan secara serentak di 15 kecamatan se-Kabupaten Sanggau. Kemudian pada 4 September 2026, dilaksanakan Ritual Adat Mohon Hujan, Kesehatan, dan Keselamatan di Pedagi Rumah Betang Dorik Empulor.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Sanggau, jajaran Forkopimda dan Forkopimcam, instansi vertikal, para Camat, DAD Kabupaten Sanggau, Anggota DPRD, para Temenggung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama berikhtiar dan menaikkan doa sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya masing-masing,” ucapnya.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan masyarakat Sanggau. Semangat toleransi, persatuan, dan gotong royong menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan yang sedang dialami Kabupaten Sanggau.

Meski hujan telah turun, Wakil Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap waspada.

“Namun, hujan telah turun bukan berarti perjuangan kita telah selesai. Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan di tengah perubahan cuaca, serta terus berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan hujan sebagai momentum untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Mari kita jadikan hujan hari ini sebagai berkah sekaligus pengingat bahwa alam adalah rumah besar kita bersama. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua,” katanya.

“Terima kasih atas doa, ikhtiar, kerja keras, dan kebersamaan seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau. Mari terus bergandengan tangan menjaga Bumi Daranante menuju Sanggau Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan,” tutupnya.

penulis: Darmansyah

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play