SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Pure Matcha vs Americano, Mana yang Lebih Baik untuk Membantu Fokus?

Pure Matcha vs Americano, Mana yang Lebih Baik untuk Membantu Fokus?

Pure Matcha vs Americano, Mana yang Lebih Baik untuk Membantu Fokus?

Suara Kalbar – Pure matcha dan americano sama-sama mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, keduanya memiliki kandungan dan karakter berbeda sehingga efeknya terhadap fokus tidak selalu sama pada setiap orang.

Americano mengandalkan kafein dari kopi, sedangkan pure matcha dibuat dari daun teh hijau yang digiling menjadi bubuk dan dikonsumsi secara utuh. Matcha juga mengandung L-theanine, asam amino yang dikaitkan dengan konsentrasi dan kewaspadaan.

Karena itu, memilih antara pure matcha dan americano tidak cukup hanya dengan membandingkan jumlah kafeinnya. Sensitivitas tubuh terhadap kafein, kandungan senyawa lain, serta waktu konsumsi juga perlu diperhatikan.

Sama-sama Mengandung Kafein

Kafein merupakan salah satu komponen utama dalam kopi dan matcha. Zat ini bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat yang dalam dosis rendah hingga sedang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, energi, dan konsentrasi.

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, kopi seduh sebanyak 8 ons atau sekitar 237 mililiter mengandung sekitar 95 miligram kafein. Jumlah tersebut dapat berbeda tergantung jenis biji kopi, tingkat pemanggangan, ukuran gilingan, dan metode penyeduhan.

Sementara itu, satu cangkir matcha berukuran 8 ons mengandung sekitar 38–89 miligram kafein. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa, tetapi umumnya lebih rendah daripada kopi.

Artinya, kopi cenderung memberikan asupan kafein lebih tinggi. Meski demikian, kandungan kafein yang lebih banyak tidak otomatis membuat efeknya lebih baik bagi setiap orang.

Mengapa Kafein Membantu Meningkatkan Fokus?

Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat. Dalam jumlah rendah hingga sedang, kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, energi, dan kemampuan berkonsentrasi.

Namun, konsumsi kafein dalam jumlah lebih tinggi dapat berkaitan dengan sejumlah efek yang tidak diinginkan, seperti kecemasan, kegelisahan, gangguan tidur, dan peningkatan detak jantung.

Respons tubuh terhadap kafein juga berbeda-beda. Jumlah yang dapat ditoleransi seseorang belum tentu memberikan efek yang sama pada orang lain, menurut Cleveland Clinic, dikutip Selasa (8/9/2026).

Karena itu, kebutuhan untuk meningkatkan fokus tidak selalu berarti harus memilih minuman dengan kandungan kafein paling tinggi. Sensitivitas tubuh tetap menjadi salah satu faktor penting.

L-theanine Jadi Pembeda Utama

Perbedaan utama pure matcha dan americano terletak pada senyawa yang menyertai kafein. Matcha mengandung L-theanine, yakni asam amino yang secara alami ditemukan pada tanaman teh.

Harvard Health menyebut L-theanine dalam matcha dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi dan kewaspadaan. Namun, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk memperkuat berbagai klaim mengenai manfaat matcha terhadap fungsi kognitif dan kesehatan.

Kandungan L-theanine membuat matcha memiliki karakter berbeda dibandingkan kopi. Matcha memberikan kafein sekaligus senyawa alami lain yang terdapat dalam daun teh.

Matcha Kaya Antioksidan

Selain kafein dan L-theanine, matcha mengandung berbagai senyawa tanaman, termasuk polifenol seperti katekin serta fitokimia seperti klorofil dan quercetin.

Katekin dalam teh hijau dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk kemungkinan pengaruh terhadap tekanan darah dan kadar kolesterol LDL. Sementara itu, polifenol memiliki sifat antiinflamasi.

Meski demikian, berbagai klaim mengenai manfaat matcha terhadap kesehatan jantung, fungsi kognitif, dan manfaat kesehatan lainnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

Karena matcha dikonsumsi dalam bentuk bubuk daun teh utuh, minuman ini memberikan paparan senyawa tanaman yang berbeda dibandingkan teh hijau yang hanya diseduh.

Mana yang Lebih Cocok untuk Membantu Fokus?

Jika dilihat dari kandungan kafein, americano atau kopi umumnya memiliki kadar yang lebih tinggi dibandingkan matcha. Kopi seduh berukuran 8 ons mengandung sekitar 95 miligram kafein, sedangkan matcha dalam ukuran yang sama mengandung sekitar 38–89 miligram.

Keduanya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, tetapi efek yang dirasakan dapat berbeda karena sensitivitas terhadap kafein setiap orang tidak sama.

Americano cenderung memberikan asupan kafein lebih tinggi. Sementara itu, matcha memberikan kafein bersama L-theanine dan berbagai senyawa yang berasal dari daun teh.

Dengan demikian, tidak ada satu pilihan yang secara mutlak lebih baik untuk membantu fokus. Jika yang dicari adalah asupan kafein lebih tinggi, americano cenderung menjadi pilihan. Jika ingin mendapatkan kafein sekaligus L-theanine, pure matcha menawarkan profil yang berbeda.

Perhatikan Total Konsumsi Kafein

Pilihan minuman untuk membantu meningkatkan fokus juga perlu disesuaikan dengan total kafein yang dikonsumsi sepanjang hari.

Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya efek yang tidak menyenangkan pada sebagian orang, seperti kecemasan, gangguan pencernaan, jantung berdebar, peningkatan tekanan darah, kegelisahan, mual, dan kesulitan tidur.

Bagi orang dewasa sehat, konsumsi hingga 400 miligram kafein per hari secara umum masih dianggap aman. Namun, batas toleransi setiap orang dapat berbeda.

“Karena kafein merupakan stimulan, penting untuk memahami sensitivitas tubuh terhadap kafein dan mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan agar dapat mengenali batas konsumsi masing-masing,” ungkap dr Czerwony.

Ia menambahkan, kafein tidak hanya diperoleh dari kopi. Asupan kafein dari berbagai makanan dan minuman dapat terakumulasi sepanjang hari.

Karena itu, jumlah kafein secara keseluruhan perlu diperhatikan ketika mengonsumsi americano, matcha, maupun sumber kafein lainnya.

Pure Matcha atau Americano?

Pure matcha dan americano sama-sama dapat menjadi pilihan minuman berkafein untuk membantu meningkatkan kewaspadaan dan fokus, tetapi keduanya memiliki karakter berbeda.

Americano cenderung memberikan kafein lebih tinggi, sedangkan pure matcha mengandung kafein bersama L-theanine serta berbagai senyawa tanaman seperti katekin dan polifenol.

Karena efek kafein berbeda pada setiap orang, tidak ada pilihan yang mutlak lebih baik. Faktor yang perlu diperhatikan adalah tujuan konsumsi, sensitivitas tubuh terhadap kafein, waktu minum, serta total asupan kafein dalam sehari.

Dengan memahami perbedaan tersebut, pilihan antara pure matcha dan americano dapat disesuaikan dengan respons tubuh dan kebutuhan masing-masing.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play