Ikan Gua Tanpa Mata Mirip Demogorgon Ditemukan di AS, Diduga Spesies Baru
Suara Kalbar – Seekor ikan gua tanpa mata dengan penampilan yang menyerupai monster Demogorgon dalam serial Stranger Things ditemukan ilmuwan di Gua Bobcat, dekat Huntsville, Alabama, Amerika Serikat.
Temuan tersebut mengejutkan para peneliti karena ikan dengan karakteristik tersebut belum pernah tercatat sebelumnya dalam dunia sains. Spesies itu bahkan diduga menjadi salah satu ikan gua paling langka yang pernah ditemukan.
Sebelum penemuan tersebut, Gua Bobcat diketahui menjadi habitat sejumlah satwa bawah tanah, termasuk udang gua Alabama yang terancam punah, dua spesies kepiting gua, serta southern cavefish.
Dr Matthew Niemiller, profesor biologi di University of Alabama in Huntsville, awalnya memperkirakan penelitian di sistem gua tersebut hanya akan menemukan spesies yang selama ini telah diketahui. Namun, ekspedisi itu justru mengungkap keberadaan ikan dengan karakteristik yang sangat berbeda.
Ikan tersebut memiliki tubuh tanpa pigmen sehingga kulitnya terlihat transparan. Bahkan, bagian otaknya dapat terlihat dari luar tubuh.
Selain kehilangan fungsi penglihatan, ikan tersebut memiliki punggung yang membungkuk, sirip berduri, serta bentuk moncong yang berbeda dibandingkan kerabat dekatnya.
Karena penampilannya yang tidak biasa, tim peneliti kemudian memberikan nama ilmiah Demogorgonichthys arcanus. Nama tersebut memiliki arti “ikan gua demon” atau demon cavefish dan terinspirasi dari sosok monster Demogorgon dalam serial fiksi ilmiah populer Stranger Things, dikutip dari CNN, Minggu (2/8/2026).
Pada awal penelitian, Niemiller sempat menduga ikan tersebut hanyalah variasi dari southern cavefish yang telah dikenal sebelumnya.
Namun, analisis lebih lanjut menunjukkan hasil berbeda. Para peneliti melakukan pemeriksaan melalui foto, pemindaian CT scan, hingga pengujian genetika untuk memastikan identitas ikan tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan struktur tulang dan materi genetik ikan memiliki perbedaan signifikan dibandingkan spesies yang telah diketahui. Temuan tersebut memperkuat kesimpulan bahwa ikan tersebut merupakan spesies baru.
Penemuan ini semakin menarik karena Gua Bobcat berada tepat di bawah kawasan Redstone Arsenal, pangkalan militer Angkatan Darat Amerika Serikat.
Keberadaan dua spesies ikan gua berbeda dalam satu sistem gua yang sama juga disebut sebagai fenomena yang sangat jarang ditemukan di kawasan Amerika Utara.
Meski telah berhasil mengidentifikasi spesies tersebut, para ilmuwan masih menghadapi banyak pertanyaan mengenai kehidupannya di habitat alami.
Peneliti hingga kini belum dapat memastikan perbedaan individu jantan dan betina, pola reproduksi, maupun sumber makanan utama yang dikonsumsi ikan tersebut di dalam sistem gua.
Populasi ikan ini juga diperkirakan sangat kecil sehingga membutuhkan perhatian konservasi. Meski demikian, kondisi lingkungan di sekitar pangkalan militer yang selama ini dijaga dengan ketat memberikan harapan terhadap kelangsungan hidup spesies tersebut.
Kualitas air tanah menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan ikan gua karena spesies yang hidup di lingkungan bawah tanah sangat bergantung pada kondisi ekosistem air di sekitarnya.
Penemuan Demogorgonichthys arcanus sekaligus memperlihatkan bahwa dunia bawah tanah masih menyimpan berbagai bentuk kehidupan yang belum sepenuhnya diketahui manusia.
Para ilmuwan berharap penemuan tersebut dapat mendorong penelitian lanjutan sekaligus memperkuat upaya perlindungan terhadap habitat air tanah.
Dengan kondisi habitat yang rentan dan populasi yang diduga sangat terbatas, keberadaan ikan gua tanpa mata tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga ekosistem bawah tanah sama pentingnya dengan melindungi lingkungan di permukaan.
Sumber: Beritasatu.com





