Gubernur Kalbar Apresiasi Antusiasme Kafilah pada Malam Ta’aruf MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara
Kayong Utara (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengapresiasi semangat dan antusiasme para kafilah dari 14 kabupaten/kota yang mengikuti Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Aula Pendopo Bupati Kayong Utara, Sabtu malam (1/8/2026).
Kehadiran Gubernur didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat,Erlina Ria Norsan. Malam Ta’aruf menjadi rangkaian awal sebelum pembukaan resmi MTQ ke-34 sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antarkafilah dari seluruh daerah di Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa Malam Ta’aruf bukan sekadar seremoni penyambutan, tetapi memiliki makna strategis dalam membangun ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persaudaraan di antara seluruh peserta.
“Acara ini menjadi momentum awal yang mempertemukan para kafilah dari berbagai kabupaten/kota sebelum pembukaan resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Kayong Utara,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara beserta seluruh masyarakat yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQ dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar.
Menurutnya, Malam Ta’aruf menjadi ruang yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan di antara para peserta yang datang dari berbagai daerah.
“Malam Ta’aruf ini bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan menjadi momentum untuk saling mempererat silaturahmi dan menumbuhkan ukhuwah Islamiyah di antara seluruh kafilah dari berbagai daerah di Kalimantan Barat,” tuturnya.
Ria Norsan mengaku bangga melihat antusiasme seluruh kafilah yang hadir dengan semangat memuliakan Al-Qur’an. Ia juga mengapresiasi keramahan masyarakat Kayong Utara yang telah menyambut para tamu sehingga menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Ia berharap penyelenggaraan MTQ ke-34 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, saling bertukar pengalaman, dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Melalui penyelenggaraan MTQ ke-34 ini, para peserta diharapkan tidak hanya menjadikan ajang ini sebagai perlombaan semata, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, saling belajar, serta menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, mengatakan MTQ merupakan media syiar Islam yang memiliki peran penting dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar, tetapi juga mampu memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ungkap Romi.
Romi juga mengajak seluruh peserta menjadikan Malam Ta’aruf sebagai momentum untuk saling mengenal, menghormati, dan memperkuat persaudaraan antarkafilah.
“Perbedaan daerah asal, latar belakang maupun kemampuan hendaknya menjadi kekuatan yang memperkaya persaudaraan. Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan berdoa semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap tahapan penyelenggaraan MTQ ke-34 ini,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat, Andi Musa, melaporkan sebanyak 633 peserta mengikuti MTQ ke-34, terdiri dari 316 peserta putra dan 317 peserta putri yang berasal dari 14 kabupaten/kota.
Rinciannya meliputi Kabupaten Bengkayang 26 peserta, Kapuas Hulu 40 peserta, Kayong Utara 55 peserta, Ketapang 54 peserta, Kubu Raya 54 peserta, Landak 39 peserta, Melawi 35 peserta, Mempawah 54 peserta, Sambas 50 peserta, Sanggau 45 peserta, Sekadau 38 peserta, Sintang 37 peserta, Kota Pontianak 55 peserta, dan Kota Singkawang 51 peserta.
Andi Musa turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Barat serta seluruh bupati dan wali kota yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh kafilah dapat hadir mengikuti MTQ ke-34.
“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah syiar Al-Quran dan silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antarsesama umat Islam serta memperkokoh kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Penulis: Layli/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






