Kamera Samsung Galaxy Z Fold8: Spesifikasi Lengkap dan Bedanya dengan Z Fold8 Ultra
Suara Kalbar – Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold8 sebagai pilihan ponsel lipat premium dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Galaxy Z Fold8 Ultra. Dari sisi desain, layar, engsel, chipset, memori, hingga sistem operasi, kedua perangkat ini memiliki banyak kesamaan.
Meski demikian, Samsung memberikan pembeda yang cukup signifikan pada sektor kamera. Galaxy Z Fold8 tetap menawarkan kemampuan fotografi kelas flagship, tetapi sejumlah fitur premium yang menjadi andalan Galaxy Z Fold8 Ultra sengaja tidak disematkan.
Lantas, seperti apa kemampuan kamera Galaxy Z Fold8 dan apa saja perbedaannya dibandingkan model Ultra? Berikut ulasannya.
Galaxy Z Fold8 Andalkan Kamera Utama 50 MP
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 dengan dua kamera belakang yang terdiri atas kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 50 MP.
Kamera utama menggunakan sensor berukuran 1/1,56 inci dengan bukaan f/1.8, dukungan Optical Image Stabilization (OIS), serta teknologi Dual Pixel Phase Detection Autofocus (PDAF) yang membantu menghasilkan fokus lebih cepat dan akurat.
Sensor tersebut memiliki ukuran piksel 1,0 mikrometer dengan sudut pandang 85 derajat, sehingga mampu menangkap cahaya dengan baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Untuk kebutuhan videografi, kamera utama mendukung perekaman video hingga 4K 60fps dan 8K 30fps, sehingga tetap mampu memenuhi kebutuhan kreator konten maupun pengguna yang menginginkan kualitas video beresolusi tinggi.
Kamera Ultrawide 50 MP Dukung Foto Makro
Selain kamera utama, Galaxy Z Fold8 juga dibekali kamera ultrawide beresolusi 50 MP.
Sensor berukuran 1/2,5 inci dengan bukaan f/1.9 tersebut memiliki sudut pandang 120 derajat dan telah dilengkapi fitur quad-pixel autofocus.
Keberadaan autofocus pada kamera ultrawide menjadi nilai tambah karena memungkinkan pengguna mengambil foto makro dengan detail yang lebih tajam dibandingkan kamera ultrawide tanpa autofocus.
Kamera ini juga mampu merekam video hingga 4K 60fps maupun 8K 30fps, sehingga kualitas video tetap konsisten dengan kamera utama.
Dua Kamera Selfie Tetap Disematkan
Samsung masih mempertahankan konfigurasi dua kamera depan pada Galaxy Z Fold8.
Satu kamera 10 MP ditempatkan pada layar penutup, sedangkan satu kamera 10 MP lainnya berada di bawah layar utama yang digunakan ketika perangkat dibuka.
Keduanya sama-sama memiliki bukaan f/2.2, ukuran piksel 1,12 mikrometer, serta mendukung perekaman video hingga 4K 60fps.
Perbedaannya terletak pada sudut pandang. Kamera depan di layar penutup memiliki bidang pandang 85 derajat, sementara kamera di layar utama menawarkan sudut pandang lebih lebar, yakni 100 derajat, sehingga lebih nyaman digunakan untuk panggilan video maupun swafoto bersama beberapa orang.
Tidak Memiliki Kamera Telefoto
Perbedaan paling mencolok antara Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra terletak pada absennya kamera telefoto.
Galaxy Z Fold8 hanya mengandalkan digital zoom dari kamera utama sehingga kualitas gambar akan menurun ketika pembesaran dilakukan pada tingkat tinggi.
Sebaliknya, Galaxy Z Fold8 Ultra masih dibekali kamera telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom, sehingga mampu menghasilkan foto jarak jauh dan potret dengan kualitas yang lebih baik.
Bagi pengguna yang gemar memotret objek dari kejauhan atau membutuhkan hasil zoom berkualitas tinggi, Galaxy Z Fold8 Ultra tentu menjadi pilihan yang lebih unggul.
Galaxy Z Fold8 Ultra Tawarkan Kamera Lebih Premium
Selain memiliki kamera telefoto, Galaxy Z Fold8 Ultra juga membawa kamera utama 200 MP dengan sensor lebih besar berukuran 1/1,4 inci, bukaan f/1.7, serta dukungan OIS.
Sensor tersebut mampu menghasilkan foto HDR beresolusi penuh 200 MP dengan tingkat detail yang lebih tinggi dibandingkan kamera utama 50 MP milik Galaxy Z Fold8.
Samsung juga menghadirkan peningkatan pada sektor videografi melalui dukungan Advanced Professional Video (APV) codec, yang memberikan fleksibilitas lebih besar saat proses penyuntingan video profesional.
Tak hanya itu, tersedia pula empat pilihan Cine LUT yang memungkinkan pengguna menghasilkan warna bergaya sinematik langsung dari perangkat tanpa proses penyuntingan yang rumit.
Kemampuan fotografi malam juga ditingkatkan melalui algoritma Nightography terbaru yang diklaim mampu menghasilkan foto dan video lebih terang serta minim noise dalam kondisi cahaya rendah.
Harga Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra
Galaxy Z Fold8 dipasarkan mulai US$1.899 atau sekitar Rp34,18 juta.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra dibanderol mulai US$2.099 atau sekitar Rp37,78 juta.
Meski tidak memiliki kamera telefoto dan menggunakan sensor utama yang lebih kecil dibandingkan model Ultra, kemampuan kamera Galaxy Z Fold8 tetap berada di kelas flagship.
Kombinasi kamera utama 50 MP dengan OIS, Dual Pixel PDAF, kamera ultrawide 50 MP berautofokus, serta kemampuan merekam video hingga 8K sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan fotografi dan pembuatan konten sehari-hari.
Namun, bagi pengguna yang mengutamakan kualitas optical zoom, foto beresolusi sangat tinggi, kemampuan videografi profesional, serta performa fotografi malam yang lebih baik, Galaxy Z Fold8 Ultra tetap menawarkan paket kamera yang lebih lengkap.
Dengan selisih harga sekitar Rp3,6 juta, Galaxy Z Fold8 Ultra memberikan nilai tambah bagi pengguna yang ingin memperoleh pengalaman fotografi terbaik pada ponsel lipat premium Samsung.
Sumber: Beritasatu.com






