SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Munas PB ABTI 2026 di Pontianak Siap Digelar, Panitia Matangkan Persiapan

Munas PB ABTI 2026 di Pontianak Siap Digelar, Panitia Matangkan Persiapan

Foto bersama Panitia Munas PB ABTI. SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar

Pontianak (Suara Kalbar) – Kota Pontianak dipastikan menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) periode 2026–2030 yang akan digelar pada 25 Juli 2026. Selain agenda utama pemilihan ketua umum, Munas juga akan dirangkai dengan kegiatan pemasalan olahraga bola tangan kepada pelajar.

Ketua Panitia Munas PB ABTI, Casanova, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan telah dilakukan secara matang. Penunjukan Pontianak sebagai tuan rumah merupakan hasil keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB ABTI tahun 2025.

“Kita, SK kepanitiaan sudah terbit dari PB ABTI. Kita diberikan tanggung jawab hasil dari Rakernas 2025, Pontianak terpilih jadi tuan rumah dan persiapan kita sangat matang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain pelaksanaan Munas pada 25 Juli, panitia juga telah menyiapkan kegiatan pemasalan bola tangan pada 26 Juli yang akan melibatkan hampir 20 sekolah di Kota Pontianak. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk permainan dan sosialisasi untuk memperkenalkan olahraga bola tangan kepada generasi muda.

“Sementara ini tahapan mekanisme sudah kita lampaui. Agenda yang akan kita laksanakan selain Munas, kita akan laksanakan pemasalan. Munas tanggal 25, pemasalan tanggal 26. Kita libatkan hampir 20 sekolahan, kita akan buat game, sosialisasi bola tangan sekaligus,” katanya.

Menurut Casanova, Munas kali ini memiliki sejumlah agenda penting, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PB ABTI periode sebelumnya serta pemilihan Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030.

“Amanah Munas yang pertama laporan pertanggungjawaban ketua umum, tidak kalah penting pemilihan Ketua Umum PB ABTI periode 2026-2030. Sesuai mekanisme, ketua umum sekarang masanya sudah habis sehingga wajib menyampaikan pertanggungjawaban, kemudian menyusun program kerja dan memilih ketua umum baru,” jelasnya.

Berdasarkan laporan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), hingga penutupan pendaftaran hanya terdapat satu calon yang mendaftar sebagai Ketua Umum PB ABTI, yakni Zulfydar Zaidar Mochtar.

“Saya sudah dapat laporan dari Ketua TPP bahwa calon sampai saat ini dan sudah ditutup hanya satu, yaitu Zulfydar Zaidar Mochtar. Mudah-mudahan beliau mampu melaksanakan tanggung jawab sesuai amanah dan dipilih secara aklamasi dari seluruh provinsi se-Indonesia,” ungkap Casanova.

Melalui penyelenggaraan Munas di Pontianak, diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru bagi PB ABTI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan mengembangkan olahraga bola tangan di Kalimantan Barat, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi penerus atlet nasional.

Penulis: Fajar Bahari

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play