SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Huawei Siapkan Ponsel Lipat Tiga Vertikal, Desainnya Belum Pernah Ada

Huawei Siapkan Ponsel Lipat Tiga Vertikal, Desainnya Belum Pernah Ada

Paten desain Huawei tri-fold vertikal. (xleaks7 x PostFast)

Suara Kalbar – Huawei kembali menjadi sorotan di industri teknologi setelah muncul laporan yang menyebut perusahaan tersebut tengah mengembangkan konsep smartphone lipat tiga dengan desain vertikal.

Kabar ini muncul setelah Huawei sukses memperkenalkan ponsel lipat tiga pertama di dunia melalui Huawei Mate XT Ultimate pada 2024. Kini, perusahaan teknologi asal China itu disebut sedang menyiapkan inovasi baru yang berpotensi menghadirkan pengalaman berbeda di segmen perangkat lipat premium.

Mengutip GSM Arena, Rabu (17/6/2026), informasi tersebut berasal dari dokumen paten yang dibocorkan oleh pengamat teknologi xleaks7 bersama PostFast. Paten itu memperlihatkan konsep perangkat tri-fold dengan orientasi vertikal, desain yang hingga saat ini belum pernah diperkenalkan oleh produsen smartphone mana pun.

Meski masih sebatas dokumen paten, konsep tersebut memberikan gambaran mengenai arah pengembangan teknologi lipat Huawei untuk beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan ilustrasi yang beredar, perangkat tersebut diduga akan menjadi bagian dari keluarga smartphone Huawei Pura yang dikenal mengusung desain inovatif dan teknologi kamera canggih.

Seperti Huawei Mate XT Ultimate, perangkat ini dirancang menggunakan dua engsel yang memungkinkan layar dilipat dalam tiga bagian. Mekanisme tersebut membuat perangkat tetap ringkas saat dibawa, namun mampu menghadirkan layar berukuran besar ketika dibuka sepenuhnya.

Dalam kondisi terbuka penuh, bentuk perangkat disebut menyerupai huruf “S”. Pengguna juga dapat melipat sebagian layar sehingga hanya menyisakan sekitar sepertiga area layar utama yang tetap terlihat dan dapat digunakan.

Keunikan lainnya terletak pada teknologi pendukung yang tercantum dalam dokumen paten. Huawei disebut merancang sistem pelindung khusus yang berfungsi meminimalkan gangguan atau penurunan kualitas sinyal ketika perangkat berada dalam kondisi terlipat.

Solusi tersebut dinilai menarik karena masalah penerimaan sinyal masih menjadi salah satu tantangan teknis yang sering ditemui pada perangkat dengan desain lipat yang kompleks.

Hingga kini, Huawei belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan realisasi perangkat tersebut ke pasar komersial. Tidak semua teknologi yang tercantum dalam dokumen paten pada akhirnya diwujudkan menjadi produk yang dijual kepada konsumen.

Meski demikian, kemunculan paten ini menunjukkan Huawei masih agresif melakukan riset dan pengembangan di sektor smartphone lipat, yang kini menjadi salah satu segmen paling kompetitif di industri teknologi global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Huawei memang dikenal sebagai salah satu produsen yang aktif bereksperimen dengan berbagai bentuk perangkat lipat. Strategi tersebut menjadi upaya perusahaan untuk menawarkan pengalaman penggunaan yang berbeda dibandingkan smartphone konvensional.

Apabila konsep tri-fold vertikal ini berhasil diproduksi secara massal, Huawei berpotensi menciptakan kategori baru di pasar smartphone premium. Kehadiran desain tersebut juga dapat mendorong persaingan inovasi di antara produsen perangkat lipat lainnya.

Dengan tren perangkat lipat yang terus berkembang, berbagai kalangan menilai langkah Huawei ini dapat menjadi salah satu inovasi menarik yang layak dinantikan dalam beberapa tahun mendatang.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play