Ducati Luncurkan Desmo450 EDS, Motor Enduro Baru Berbasis Teknologi Balap
Suara Kalbar – Ducati resmi memperkenalkan Desmo450 EDS, motor enduro terbaru yang menandai langkah lebih serius pabrikan asal Italia itu di segmen off-road. Model ini dikembangkan dari basis motocross Desmo450 MX, namun mendapat sejumlah penyesuaian agar lebih sesuai untuk kebutuhan berkendara di medan berat dan perjalanan jarak jauh.
Desmo450 EDS hadir dengan sejumlah perubahan penting, mulai dari tangki bahan bakar berkapasitas 8,5 liter, transmisi enam percepatan, hingga berbagai komponen pelindung yang dirancang untuk menghadapi karakter lintasan enduro yang lebih menantang.
Motor ini mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 449,6 cc dengan sistem katup Desmodromic, teknologi khas Ducati yang selama ini identik dengan motor-motor performa tinggi mereka.
Menurut laporan Visordown pada Rabu, 10 Juni 2026, Ducati menjadi satu-satunya pabrikan di kelas ini yang menawarkan teknologi Desmodromic pada motor enduro produksi massal.
Karakter mesin yang sebelumnya dirancang untuk kebutuhan motocross juga mengalami revisi. Ducati memasang camshaft baru, throttle body berdiameter 42 mm, piston dengan rasio kompresi lebih rendah, serta flywheel yang lebih berat.
Perubahan tersebut ditujukan untuk menghasilkan distribusi tenaga yang lebih halus, meningkatkan traksi di berbagai kondisi permukaan, sekaligus mengurangi kelelahan pengendara saat menghadapi rute panjang.
Bagi pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi, Ducati menyediakan paket balap opsional yang dapat dipasang melalui jaringan diler resmi. Jika dipadukan dengan sistem knalpot Akrapovič, tenaga mesin diklaim meningkat hingga 56 bhp.
Paket tersebut juga menghadirkan sejumlah fitur elektronik tambahan, seperti Riding Modes, Launch Control, Engine Brake Control, dan Ducati Traction Control (DTC).
Sistem kontrol traksi pada Desmo450 EDS dirancang untuk memantau tingkat slip roda belakang secara real time. Pengendara juga dapat menonaktifkan sistem tersebut secara sementara melalui tuas kopling ketika membutuhkan traksi maksimal di medan tertentu. Setelah kondisi kembali normal, sistem akan aktif secara otomatis.
Pada sektor rangka, Ducati menggunakan konstruksi twin-spar aluminium dengan bobot kurang dari 9 kilogram. Struktur ini terdiri atas 11 komponen utama yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan dan bobot kendaraan.
Suspensi depan mengandalkan garpu upside-down Showa berdiameter 49 mm yang dapat diatur sepenuhnya. Suspensi tersebut memiliki travel hingga 310 mm dan dikembangkan bersama mantan juara dunia enduro, Antoine Meo.
Karakter suspensinya dibuat lebih lembut untuk membantu meredam benturan saat melintasi jalur berbatu, akar pohon, maupun medan teknis lainnya.
Ducati juga memperhatikan aspek ketahanan dan kenyamanan berkendara melalui pemasangan pelindung mesin berbahan aluminium, handguards, serta kipas pendingin tambahan pada radiator guna menjaga suhu mesin saat motor bergerak dalam kecepatan rendah.
Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah sistem perawatan adaptif yang mampu memantau penggunaan motor dan menghitung tingkat keausan mesin berdasarkan data berkendara. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu menentukan jadwal servis yang lebih presisi.
Ducati menjadwalkan distribusi Desmo450 EDS ke jaringan diler Eropa mulai Juli 2026. Pada tahap awal, motor ini hanya tersedia dalam warna khas Ducati Red.
Kehadiran Desmo450 EDS memperlihatkan ambisi Ducati untuk memperluas portofolio produknya di luar segmen sport dan superbike. Dengan membawa teknologi yang selama ini identik dengan dunia balap ke kategori enduro, Ducati kini bersiap menantang dominasi pabrikan yang lebih dulu mapan di pasar motor trail dan off-road global.
Sumber: Beritasatu.com






