Usung Tema “Renungan”, Habe Fest 2026 Kembali Digelar di Pontianak
Pontianak (Suara Kalbar) – Perayaan Habe Fest yang digelar oleh Balaan Tumaan bersama sejumlah kolaborator kembali hadir di Pontianak.
Pergelaran Habe Fest yang dibuka pada Jumat, 22 Mei hingga Minggu, 31 Mei 2026 dengan menghadirkan beragam rangkaian kegiatan menarik, seperti workshop, Sinema Bunyi, lokakarya, hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya.
Tahun ini, Habe Fest mengangkat tema “Renungan” atau refleksi. Nursalim Yadi Anugerah, Direktur Habe Fest mengatakan tema tersebut hadir sebagai respons terhadap perkembangan dan arus informasi yang semakin cepat saat ini.
“Ini sederhananya untuk merenungi bagaimana bunyi membentuk kita, terutama untuk kita masyarakat kota yang ada hari ini, bagaimana kota membentuk kita dari perspektif bunyi, lalu juga bagaimana bunyi itu ruang misalnya seperti pembangunan dan segala macam itu,” katanya saat Talikmat Media pada Jumat (22/05/2026).
Menurutnya di tengah derasnya arus tersebut, manusia dinilai perlu memperlambat diri sejenak melalui proses perenungan dan refleksi agar dapat melihat berbagai hal dengan lebih jernih.
“Ini seperti upaya memperlambat di tengah dunia yang serba cepat ini oleh karena itu kayak ada comunity space, semuanya boleh datang kesini, kami berharap ruang ini bisa memfasilitasi kita untuk merenungi seperti itu,” ujarnya.
Yadi juga menjelaskan bahwa tahun ini lebih spesial karena tidak hanya senimal lokal saja tapi juga mencangkup jejarinf yang lebih luas.
“Kalau Habe Fest tahun lalu kita benar-benar merayakan dengan teman-teman lokal atau yang sudah terhubung dengan Balaan Tumaan, tahun ini jangkauannya lebih luas lagi, bisa dari teman ke teman,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Habe Fest ini dibuka dengan penampilan Tajidor Sumber Rezeki yang akan memainkannya di atas sampan kecil di Sungai Jawi.
Penulis: Meriyanti





