Warga Sambut Positif Pemasangan Pita Kejut, Upaya Satlantas Polres Melawi Dinilai Tingkatkan Keselamatan
Melawi (Suara Kalbar )– Langkah cepat yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Melawi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi dengan memasang pita kejut (speed trap) di sejumlah titik rawan kecelakaan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
Pemasangan pita kejut yang dilakukan itu dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata aparat terhadap keselamatan para pengguna jalan, khususnya di kawasan padat aktivitas seperti lingkungan sekolah, kantor pelayanan publik, dan ruas jalan dengan tingkat mobilitas tinggi.
Lima titik strategis yang menjadi lokasi pemasangan yakni di Jalan Juang KM 2 Nanga Pinoh–Kota Baru tepat di depan Polsek Nanga Pinoh, Jalan Juang KM 1 depan SMPN 1 Nanga Pinoh, Jalan Juang KM 1 depan SDN 6 Nanga Pinoh, Jalan Provinsi Nanga Pinoh–Sintang depan Polres Melawi, serta di depan Polsek Belimbing.
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon melalui Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna, mengatakan pemasangan pita kejut merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Melawi.
“Pita kejut ini dipasang agar pengendara lebih waspada dan secara otomatis mengurangi kecepatan saat melintas, terutama di kawasan yang ramai aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, pihaknya terus berupaya menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kesadaran pengendara.
Respons positif datang dari masyarakat. Sejumlah warga menilai keberadaan pita kejut sangat membantu, terutama untuk mengingatkan pengendara agar tidak melaju dengan kecepatan tinggi.
Salah seorang warga Nanga Pinoh, Fajar Sadewa Rimbawan menyebut pemasangan speed trap di depan sekolah merupakan langkah tepat.
“Ini sangat bagus, apalagi di depan sekolah. Selama ini masih banyak pengendara yang melintas cukup kencang. Dengan adanya pita kejut, pengendara jadi lebih berhati-hati,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Jumaida, orang tua siswa di kawasan Jalan Juang. Ia merasa lebih tenang saat mengantar anak ke sekolah.
“Kami sebagai orang tua tentu mendukung. Ini bentuk perhatian pemerintah dan kepolisian terhadap keselamatan anak-anak kami,” ungkapnya kepada Suara Kalbar, Jumat (15/5/2026).
Meski demikian, warga juga berharap kualitas pemasangan pita kejut benar-benar diperhatikan, terutama pada bagian paku atau baut pengikat agar terpasang lebih kuat dan aman bagi kendaraan saat melintas.
Seorang warga lainnya, Yanto, berharap aspek teknis pemasangan terus dievaluasi agar tidak menimbulkan risiko baru.
“Kami sangat mendukung program ini. Hanya saja, kami berharap paku atau pengikatnya dipasang lebih kokoh dan rapi, sehingga benar-benar safety bagi kendaraan, terutama sepeda motor yang melintas setiap hari,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemasangan pita kejut ini diiringi dengan perawatan berkala serta kesadaran seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin mematuhi aturan lalu lintas.
AKP Pipit pun kembali mengingatkan agar keselamatan selalu menjadi prioritas utama saat berkendara.
“Patuhi aturan lalu lintas, kurangi kecepatan di area rawan, dan ingat bahwa keluarga menanti di rumah,” pesannya.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana





