SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Kubu Raya Genjot Pembangunan Pasar Induk, Dokumen Hampir Rampung

Kubu Raya Genjot Pembangunan Pasar Induk, Dokumen Hampir Rampung

Bupati Kubu Raya, Sujiwo mendampingi Staf Kementrian Perdagangan RI saat meninjau kondisi pasar melati di jalan Adisucipto, Senin (20/04/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar Bahari

Kubu Raya (Suara Kalbar)– Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mendampingi staf Kementerian Perdagangan Republik Indonesia meninjau langsung kondisi Pasar Melati di Jalan Adi Sucipto, Senin (20/4/2026) pagi. Peninjauan ini menjadi bagian dari rencana pembangunan pasar induk di lokasi tersebut.

Sujiwo menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah pembahasan sebelumnya terkait rencana pengembangan Pasar Melati menjadi pasar induk yang lebih representatif.

“Hari ini saya mendampingi dari Kementerian Perdagangan yang hari ini menindaklanjuti dan langsung ingin melakukan identifikasi lapangan. Ini bagian dari tindak lanjut yang beberapa kali kita hadir di sini dan sampai ke titik ini kita sudah sangat matang persiapan untuk membangun pasar induk,” ujarnya.

Ia menilai, dari sisi prioritas dan urgensi, pembangunan pasar induk sudah sangat layak untuk direalisasikan. Terlebih, kondisi Pasar Melati yang ada saat ini dinilai sudah tidak memadai karena usia bangunan yang telah mencapai puluhan tahun.

“Dari aspek skala prioritas dan urgensinya sudah sangat dapat diwujudkan. Kita lihat bagaimana kondisi Pasar Melati yang lama itu usianya 35 tahun, dari semua sektor dan dari semua aspek memang sudah waktunya kita untuk membuat pasar baru yaitu pasar induk di area Pasar Melati yang luasnya hampir satu hektare,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sujiwo mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai dokumen pendukung untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Saat ini, hanya tersisa dua dokumen yang masih dalam proses penyelesaian.

“Semua dokumen sudah kita persiapkan matang, ada tinggal dua dokumen yang harus kita siapkan tapi kita jamin dapat kita siapkan dalam waktu yang singkat, yaitu dokumen andalalin dan dokumen PBG,” katanya.

Ia menegaskan, rencana pembangunan pasar induk ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan kajian yang dilakukan, kebutuhan akan pasar induk di Kubu Raya dinilai sudah sangat mendesak.

“Mengapa pemerintah Kabupaten Kubu Raya mempunyai ambisi untuk mewujudkan pasar induk, pertama pasar induk sudah menjadi suatu kebutuhan dari semua aspek kajian, dari aspek market demand sudah terpenuhi, aspek supply sudah terpenuhi,” ungkapnya.

Penulis: Fajar Bahari

Komentar
Bagikan:

Iklan