Jay Idzes Nikmati Momen Kembali ke Timnas, Tatap Piala Dunia 2030
Suara Kalbar – Jay Idzes mengaku sangat menikmati momen kembali berkumpul bersama para pemain Timnas Indonesia setelah jeda cukup panjang sejak agenda internasional terakhir.
Kapten tim Garuda itu terakhir bersama skuad nasional 5 bulan lalu ketika Indonesia menjalani putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi. Dalam dua pertandingan tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dan Irak sehingga gagal menjaga peluang menuju Piala Dunia 2026.
Menurut Jay Idzes, kegagalan itu justru memperkuat keinginan seluruh pemain untuk kembali bersatu dan membangun target baru menuju Piala Dunia 2030.
“Saya rasa yang paling penting adalah bisa kembali berkumpul bersama tim. Terakhir kali kami bersama itu di Arab Saudi. Tentu saja kami kehilangan mimpi untuk ke Piala Dunia 2026,” kata Idzes di mixed zone Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026), seusai final FIFA Series 2026 saat Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria.
Ia menambahkan, komunikasi antarpemain tetap terjalin dalam beberapa bulan terakhir karena semua anggota tim merindukan kesempatan kembali membela Indonesia.
“Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak berbicara dengan rekan setim. Mereka semua menunggu untuk kembali dan berkumpul lagi, bermain bersama, dan bermain untuk semua orang. Bisa kembali ke sini, memakai jersei ini lagi, saya sangat merindukannya,” ujar Idzes dikutip dari Antara.
Dalam kesempatan yang sama, pemain yang musim ini membela Sassuolo pada Serie A Italia itu juga menilai dua pertandingan awal di bawah pelatih baru John Herdman menunjukkan arah perkembangan positif.
Dari dua pertandingan awal era Herdman, Indonesia mencatat kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis sebelum kalah tipis dari Bulgaria.
“Kami tentu masih bisa meningkatkan banyak hal, karena ini adalah pertama kalinya bersama pelatih baru. Dia punya banyak hal baru yang ingin diterapkan dan dicoba, dan saya pikir kami sudah melakukannya dengan sangat baik dalam banyak aspek,” kata pemilik 15 cap untuk Timnas Indonesia tersebut.
Idzes juga menyoroti karakter Herdman yang sangat aktif dan penuh semangat di tepi lapangan selama pertandingan berlangsung.
“Ya, dia punya gairah yang besar, itu pasti. Saya sudah bermain di Italia selama 3 tahun, jadi saya tahu di sana pelatih dan orang-orangnya sangat penuh semangat. Jadi, ya, bagus untuk dilihat. Senang melihatnya,” kata Idzes.
Sumber: Beritasatu.com






