Pemkab Sanggau Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Sosok
Sanggau (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau melalui Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau serahkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Sosok Kabupaten Sanggau pada Selasa (24/03/2026).
“Untuk saat ini bantuan yang diberikan masih bersifat simbolis karena kami masih menunggu data korban yang valid dari desa. Karena untuk menjadi dasar utama dalam menentukan jumlah bantuan adalah data yang akurat,” ujar Sekretaris Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau Valentinus Sudarto, kemarin.
Selanjutnya, Valen mengatakan, pemerintah memastikan bahwa besaran bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan para korban di lapangan. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat guna dan mampu meringankan beban masyarakat terdampak.
“Kami telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan sesuai kebutuhan korban, mulai dari kebutuhan pokok hingga perlengkapan keluarga. Bantuan tersebut dirancang untuk menjangkau seluruh kelompok terdampak, termasuk anak-anak,” ujar Valen.
Adapun jenis bantuan yang akan disalurkan meliputi paket sembako, family kit, kids ware, selimut, kasur, hingga terpal. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar korban pascakebakaran secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Dari hasil evaluasi, distribusi bantuan harus dilakukan melalui satu pintu agar lebih tertib dan tepat sasaran. Dengan adanya pengelolaan posko oleh pihak desa sebagai pusat koordinasi,” ungkapnya.
Sebagai langkah lanjutan, seluruh bantuan akan disalurkan melalui posko resmi yang dikelola pemerintah desa setempat.
“Dengan sistem ini, proses distribusi diharapkan berjalan lebih transparan, merata, serta menghindari tumpang tindih penyaluran bantuan,”ucapnya.
Kebakaran Hebat Landa Pasar Sosok, 10 Ruko Hangus Dilalap Api
Peristiwa kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Sosok, Dusun Sosok II, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, pada Minggu (22/03/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.45 WIB tersebut menghanguskan sebanyak 10 unit rumah toko (ruko) yang menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Kejadian bermula saat api pertama kali terlihat muncul dari lantai dua salah satu ruko milik warga bernama Aliong. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berdempetan, mengingat sebagian besar ruko terbuat dari material yang mudah terbakar.
Tim Badan Pemadam Api Sosok menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya pemadaman membutuhkan bantuan tambahan dari sejumlah tim pemadam kebakaran di wilayah sekitar.
Sejumlah unit pemadam kebakaran dari berbagai daerah turut dikerahkan, di antaranya Damkar Kabupaten Sanggau, Damkar Ngabang Kabupaten Landak, Damkar Bodok Kecamatan Parindu, serta Damkar Balai Kecamatan Balai Batang Tarang. Sinergi lintas wilayah ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pemadaman api.
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Meski demikian, petugas masih melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di puing-puing bangunan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, dari 10 ruko yang terbakar, enam unit mengalami kerusakan total, tiga unit rusak berat sekitar 80 persen, dan satu unit mengalami kerusakan ringan sekitar 20 persen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Kapolsek Tayan Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang berasal dari lantai dua ruko milik Aliong. Namun demikian, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Kami juga telah mengamankan lokasi dan warga dihimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik,”pungkasnya.
Penulis: Darmansyah/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






