SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Gajah Mada, Langit Pontianak Berkilau di Malam Imlek 2577

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Gajah Mada, Langit Pontianak Berkilau di Malam Imlek 2577

Perayaan Pesta Kembang Api Malam Pergantian Tahun Baru Imlek di Jalan Gajah Mada, Pontianak. SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar Bahari

Pontianak (Suara Kalbar) – Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Pontianak berlangsung meriah, Senin (16/1/2026) malam. Tak hanya dimeriahkan dengan pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, ribuan warga juga memadati sepanjang Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan, untuk menyaksikan pesta kembang api.

Suasana malam itu tampak semarak. Sejak pukul 19.00 WIB, masyarakat sudah memadati kawasan Jalan Gajah Mada. Dentuman dan cahaya kembang api menghiasi langit kota, menghadirkan kemeriahan tersendiri. Perayaan ini menjadi momen istimewa, mengingat pada malam pergantian Tahun Baru 2026 sebelumnya pemerintah tidak mengizinkan adanya pesta kembang api.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan pihaknya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merayakan Imlek dengan pesta kembang api di kawasan tersebut.

“Malam Imlek ramai sekali di Jalan Gajah Mada. Kita memberikan kesempatan untuk di Gajah Mada pesta kembang api dan nanti di Cap Go Meh juga akan ada arak-arakan naga dan barongsai serta karnaval festival budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, memastikan situasi perayaan berlangsung aman dan kondusif.

“Alhamdulillah situasi aman dan lancar. Antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan melebihi tahun lalu,” katanya.

Ketua DPD MABT Kota Pontianak yang juga Ketua Panitia Pelaksana Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim, turut mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam perayaan tersebut.

“Alhamdulillah malam ini kita melihat antusiasme masyarakat Kota Pontianak yang begitu meriah. Dari jam 7 sudah antre sepanjang Gajah Mada, kembang api habis-habisan. Kita juga berterima kasih kepada masyarakat yang tetap menjaga kondusivitas,” ungkapnya.

Penulis: Fajar Bahari

Komentar
Bagikan:

Iklan