BMKG Kalbar Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Karhutla 17–23 Februari 2026
Pontianak (Suara Kalbar) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca di wilayah Kalimantan Barat untuk periode 17 hingga 23 Februari 2026.
Dalam rilis analisis dan prospek cuaca yang diperbarui pada 16 Februari 2026 pukul 17.30 WIB, BMKG Kalbar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Barat selama sepekan ke depan.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tersebut berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, hingga tanah longsor, khususnya di daerah dengan kondisi topografi perbukitan dan wilayah rawan banjir.
Selain potensi hujan, BMKG Kalbar juga mengingatkan adanya potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat pada tanggal 17, 18, dan 22 Februari 2026. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti suhu udara yang cukup tinggi, kelembapan udara yang relatif rendah, serta angin yang dapat mempercepat penyebaran api.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi titik panas (hotspot). Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan dan mitigasi, terutama di wilayah yang rawan karhutla.
Masyarakat dapat memantau informasi cuaca terbaru melalui laman resmi BMKG Kalbar di https://kalbar.bmkg.go.id/ atau melalui kanal media sosial resmi BMKG guna memperoleh pembaruan informasi secara berkala.
BMKG menegaskan bahwa informasi ini akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Kalimantan Barat.
Sumber: BMKG
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






