SPPG Layani Distribusi Pagi, Dapur Mulai Beroperasi Sejak Malam Hari
Pontianak (Suara Kalbar) – Kerja panjang dari malam hingga pagi menjadi rutinitas petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyiapkan makanan bergizi gratis bagi anak-anak. Salah satunya di SPPG Sungai Bangkong 7.
Sakti, Kepala SPPG Sungai Bangkong 7 menjelaskan bahwa tim persiapan sudah mulai bekerja sejak pukul 19.00 hingga 03.00 dini hari. Sementara itu, tim masak biasanya datang sekitar pukul 23.00 malam, meski proses memasak baru dimulai sekitar pukul 01.00 atau 02.00.
“Mereka datang lebih awal karena khawatir tertidur di rumah, biasanya darang jam 7, tapi itu bukan untuk masak ya tapi persiapan aja, Jadi sudah siap di dapur sebelum proses memasak dimulai,” ujarnya pada Jumat (13/02/2026).
Sakti mengatakan setelah proses memasak selesai, tahapan berikutnya adalah pemorsian yang dilakukan sekitar pukul 03.30 hingga 04.00. Seluruh makanan dipersiapkan dengan prosedur ketat, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap oleh petugas.
Sebelum didistribusikan, makanan terlebih dahulu melalui uji organoleptik oleh ahli gizi, serta dicicipi oleh PIC sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan rasa, aroma, dan kualitas makanan dalam kondisi layak konsumsi.
“Makanan yang sudah dinyatakan layak baru dibagikan ke anak-anak,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengantaran makanan dilakukan serentak pada pukul 07.00 pagi ke sembilan sekolah yang dilayani SPPG. Tidak ada pengantaran di siang hari, seluruh distribusi dilakukan pada pagi hari.
“Kalau SPPG kita itu melayani 9 sekolah dan 3 posyandu, cuma kalau posyandu itu kita antar 2 kali saja seminggu, sekolah yang kita antar itu ada SD Suster, SMP Suster, TK Al-Ikhwah, MIS Al-Ikhwah, TK Kartini, dan SD Al-Ikhwah,” jelasnya.
Terkait pencegahan kontaminasi, nasi dimasak lebih awal, sementara sayur-sayuran dimasak mendekati waktu pengemasan. Nasi juga harus dalam kondisi tidak panas saat dipacking.
“Kalau nasi masih panas lalu langsung ditutup, dikhawatirkan bisa cepat basi. Jadi harus menunggu agak dingin,” jelasnya.
Dengan ritme kerja dari tengah malam hingga pagi, dapur SPPG menjadi garda terdepan dalam memastikan ribuan anak menerima makanan bergizi setiap hari, sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang dan kesehatan generasi muda sebagai bagian dari program nasional RI.
Penulis: Meriyanti






