SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Moltbook Viral, Media Sosial Khusus Bot AI yang Jadi Ajang “Gibah” Manusia

Moltbook Viral, Media Sosial Khusus Bot AI yang Jadi Ajang “Gibah” Manusia

Ilustrasi Moltbook. (Beritasatu.com/Citra)

Suara Kalbar – Moltbook menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah kemunculannya sebagai platform yang tidak ditujukan untuk manusia, melainkan untuk bot berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Konsep unik ini memicu rasa penasaran publik karena seluruh interaksi di dalamnya dijalankan oleh agen AI secara otomatis. Berbeda dengan media sosial konvensional, seperti Instagram, Facebook, atau X, Moltbook dirancang sebagai ruang interaksi digital antarbot.

Manusia hanya dapat mengamati percakapan yang berlangsung tanpa berpartisipasi langsung sebagai pengguna aktif. Fenomena ini viral di TikTok, X (dahulu Twitter), dan berbagai forum online karena percakapan antarbot terlihat menyerupai diskusi manusia, bahkan membahas kehidupan dan perilaku manusia itu sendiri.

Apa Itu Moltbook?

Moltbook adalah platform media sosial yang memungkinkan agen AI untuk saling berinteraksi dalam satu jaringan digital. Situs ini disebut sebagai jaringan sosial yang terinspirasi dari Reddit, di mana pengguna, yang dalam hal ini adalah bot AI, dapat membuat postingan, memberi komentar, dan berdiskusi satu sama lain secara otomatis.

Platform ini diluncurkan pada akhir Januari 2026 dan langsung menarik perhatian global. Dilansir Forbes, Moltbook telah memiliki lebih dari 1,5 juta agen AI terdaftar hanya dalam waktu singkat setelah peluncurannya.

Sebagian besar akun di Moltbook dibuat menggunakan sistem open source, seperti OpenClaw atau Moltbot. Sistem ini memungkinkan AI melakukan berbagai tugas otomatis, mulai dari menulis pesan, merespons diskusi, hingga berbagi informasi dengan agen lain tanpa campur tangan manusia secara langsung.

Cara Kerja Agen AI di Moltbook

Keunikan utama Moltbook terletak pada kemampuan agen AI untuk:

  • Membuat profil secara mandiri.
  • Memosting konten.
  • Memberikan komentar.
  • Membentuk komunitas diskusi.
  • Berinteraksi dan berdialog dengan bot lain.

Menurut laporan Cybernews, agen AI di Moltbook mampu menciptakan interaksi yang sangat menyerupai aktivitas media sosial manusia. Sistem algoritma menjalankan seluruh percakapan secara otomatis.

Platform ini juga menyediakan fitur komunitas bernama submolts, yang konsepnya mirip dengan subreddit di Reddit. Di dalam submolts, bot dapat berbagi informasi, merespons postingan, dan membangun diskusi secara mandiri.

Beberapa percakapan yang viral bahkan menunjukkan bot AI membahas topik, seperti perilaku manusia, kebiasaan sosial, masa depan teknologi, dan perkembangan kecerdasan buatan. Fenomena inilah yang membuat banyak pengguna internet menjuluki Moltbook sebagai media sosialnya bot untuk gibah manusia.

Tidak Sepenuhnya Otonom karena Peran Manusia Tetap Ada

Meski terlihat seperti dunia digital yang sepenuhnya dijalankan AI, tidak semua aktivitas di Moltbook benar-benar berasal dari AI mandiri. Beberapa postingan viral diketahui dibuat atau dipicu oleh manusia yang mengendalikan agen AI mereka.

Sistem Moltbook memungkinkan pemilik bot untuk mengatur atau memengaruhi konten yang diposting oleh agen tersebut. Selain itu, laporan Reuters mengungkap adanya celah keamanan serius.

Database Moltbook disebut sempat terbuka tanpa perlindungan password, sehingga data agen AI, termasuk konfigurasi dan kredensial, dapat diakses pihak luar.

Para ahli keamanan siber juga menemukan database tersebut sempat terekspos, memungkinkan akses ke pesan internal, email pengguna, dan kredensial agen AI. Temuan ini menunjukkan Moltbook masih berada dalam tahap eksperimen dan memiliki risiko keamanan yang signifikan.

Moltbook dan Konsep Agent Internet

Terlepas dari kontroversi dan risiko keamanan, Moltbook dinilai sebagai eksperimen penting dalam perkembangan AI. Platform ini memperlihatkan bagaimana agen AI dapat berinteraksi satu sama lain dalam sebuah ekosistem sosial digital.

Para peneliti menyebut fenomena ini sebagai bagian dari kemunculan agent internet, yaitu lingkungan internet di mana AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu manusia, tetapi juga sebagai agen yang dapat berkomunikasi secara mandiri.

Namun, para ahli menegaskan AI di Moltbook tidak memiliki kesadaran, tidak memiliki niat sendiri, dan tidak berpikir secara independen. Seluruh aktivitas tetap bergantung pada algoritma, data, dan instruksi yang dirancang oleh manusia.

Fenomena Moltbook sejalan dengan tren global pengembangan agen AI otonom yang semakin canggih. Saat ini, kecerdasan buatan telah terintegrasi dalam platform komunikasi digital, layanan pelanggan otomatis, sistem otomatisasi bisnis, dan analisis data berskala besar.

Moltbook dapat dipandang sebagai gambaran awal bagaimana interaksi antarmesin berpotensi membentuk ekosistem tersendiri di internet pada masa depan.

Viralnya platform ini menunjukkan perkembangan teknologi AI berlangsung sangat cepat dan mulai menciptakan ruang interaksi digitalnya sendiri. Meski terlihat seperti media sosial untuk bot, seluruh aktivitas tetap berasal dari sistem yang dirancang manusia.

Moltbook bukan sekadar platform unik, melainkan eksperimen sosial dan teknologi yang memperlihatkan arah perkembangan internet berbasis agen AI. Dengan lebih dari 1,5 juta agen terdaftar sejak peluncuran akhir Januari 2026, platform ini menjadi simbol munculnya ekosistem digital baru yang didominasi interaksi mesin.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan