Elon Musk Alihkan Fokus SpaceX, Prioritaskan Bangun Kota di Bulan Sebelum Mars
Suara Kalbar – Pendiri SpaceX Elon Musk mengejutkan publik dengan mengumumkan pengalihan fokus jangka panjang perusahaannya. Miliarder tersebut menyatakan bahwa SpaceX kini memprioritaskan pembangunan pemukiman manusia di Bulan sebelum melanjutkan ambisi besarnya ke Mars.
Langkah strategis ini disampaikan Musk melalui platform X pada Minggu (8/2/2026). Keputusan ini sekaligus menyelaraskan arah SpaceX dengan kebijakan Presiden AS Donald Trump yang kini lebih mengutamakan kehadiran warga Amerika di Bulan.
Musk menjelaskan bahwa faktor teknis dan efisiensi waktu menjadi alasan utama di balik pergeseran prioritas ini. Pembangunan di Bulan dinilai jauh lebih realistis untuk dicapai dalam waktu dekat.
“Bagi yang belum tahu, SpaceX telah mengalihkan fokusnya untuk membangun kota yang dapat tumbuh sendiri di Bulan, karena kami berpotensi mencapainya dalam waktu kurang dari 10 tahun, sedangkan Mars akan memakan waktu lebih dari 20 tahun,” tulis Musk dalam unggahannya.
Ia menambahkan bahwa kendala logistik perjalanan ke Mars sangat tinggi karena bergantung pada keselarasan planet yang hanya terjadi setiap 26 bulan. Sebaliknya, akses ke Bulan jauh lebih fleksibel. “Kita bisa meluncur ke Bulan setiap 10 hari,” tambahnya.
Keputusan ini menandai perubahan signifikan dari visi awal Musk yang selama bertahun-tahun dikenal sangat ambisius mengenai kolonisasi Mars. Sebelumnya, pada 2011 dan 2016, Musk sempat memprediksi pendaratan manusia di Planet Merah bisa terjadi antara tahun 2021 hingga 2024.
Perubahan ini juga sejalan dengan perintah eksekutif Presiden Donald Trump akhir tahun lalu. Trump menargetkan AS kembali mendarat di Bulan pada 2028 melalui program Artemis milik NASA, di mana SpaceX memegang peran vital sebagai kontraktor utama.
Meski demikian, jadwal misi Artemis 3 yang saat ini direncanakan pada pertengahan 2027 diprediksi oleh para ahli industri masih akan mengalami penundaan. Hal ini disebabkan oleh pengembangan wahana pendarat bulan (lunar lander) di SpaceX yang hingga kini masih dalam tahap penyempurnaan.
Meskipun Bulan menjadi prioritas utama, Musk menegaskan bahwa SpaceX tidak sepenuhnya meninggalkan rencana mereka di Mars. Akses yang lebih mudah ke Bulan dianggap sebagai laboratorium untuk mempercepat teknologi yang nantinya akan digunakan di Mars.
“Akses yang lebih mudah ke Bulan berarti kita dapat melakukan iterasi jauh lebih cepat untuk menyelesaikan kota di Bulan daripada kota di Mars,” jelasnya.
Musk menutup pernyataannya dengan memberikan harapan baru bagi pencinta luar angkasa. Ia menyatakan bahwa SpaceX tetap akan berupaya membangun kota di Mars dan mulai mencanangkan langkah konkretnya dalam waktu sekitar 5 hingga 7 tahun ke depan.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






