Water Canon Polres Mempawah Dikerahkan Padamkan Karhutla di Telayar dan Desa Galang
Mempawah (Suara Kalbar) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat telah memasuki hari ketiga, Selasa (10/2/2026).
Ratusan personel gabungan terus berjibaku melokalisasi dan memadamkan api agar kebakaran tak makin meluas. Hingga saat ini, api belum dapat dipadamkan.
Adapun lokasi terjadinya kebakaran lahan tersebut di titik koordinat 0,2952990, 109,1085570 di RT. 002/RW. 001 Dusun Utara Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh.
Lahan yang terbakar seluas + 10 Ha merupakan lahan gambut dan semak belukar.
Dalam upaya memadamkan api, Polres Mempawah mengerahkan puluhan personel dan mobil penyemprot air atau “water canon”.
“Kami mengerahkan water canon ini untuk membantu pemadaman kebakaran supaya lebih maksimal. Selain itu, anggota kami juga diterjunkan membantu di lapangan,” kata Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kasat Samapta AKP Tohari.
Polres Mempawah, tegas Tohari, memang sudah menyatakan komitmen membantu pemerintah daerah menanggulangi kebakaran lahan.
Keberadaan water canon ini turut menarik perhatian masyarakat. Apalagi dalam operasionalnya, water canon Mempawah tak hanya untuk memadamkan karhutla di Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh, tapi juga di Kampung Telayar Desa Sejegi Kecamatan Mempawah.
“Pada pagi hari tadi, water canon mem-back up personel Polsek Mempawah Timur untuk memadamkan karhutla di Telayar Desa Sejegi, dan pada siang hingga sore (water canon) kita geser untuk pemadaman di Desa Galang,” ungkap AKP Tohari.
Khusus di Desa Galang, ia menyebut kehadiran water canon juga menjadi penyuplai sumber air bagi mesin-mesin semprot tim damkar untuk masuk ke dalam lokasi titik hot spot.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






