Rambak Pisang Mempawah Tarik Minat Pengunjung BICE 2026 di Kuching Sarawak
Mempawah (Suara Kalbar) – Kabupaten Mempawah turut ambil bagian dalam ajang Borneo International Consumer Expo (BICE) 2026.
Expo akbar itu digelar di MetroCity Convention Center, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Mempawah diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kurdiah yang mewakili Bupati Mempawah.
BICE 2026 merupakan ajang multitalenta berskala internasional yang tidak hanya menampilkan pameran produk UMKM, tetapi juga pertukaran budaya serta kompetisi seni.
Kegiatan ini diikuti peserta dari empat negara bagian Malaysia dan negara tetangga yakni Sarawak, Sabah, Indonesia, dan Brunei Darussalam.
Sebanyak 600 peserta UMKM turut ambil bagian dalam expo tersebut. Dari Indonesia, selain Mempawah peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, di antaranya Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Sintang, Sanggau, Bengkayang, Melawi, serta UMKM lain yang hadir secara mandiri.

Kabupaten Mempawah difasilitasi satu unit stan pameran. Pada stan tersebut, Mempawah mempromosikan produk unggulan berbahan baku pisang, seperti Rambak Pisang dan Keripik Pisang, serta aneka kuliner khas lainnya.
Antusiasme pengunjung sangat tinggi, terutama terhadap Rambak Pisang. Produk ini menjadi salah satu primadona, terbukti dari banyaknya pembeli dan ketertarikan konsumen Kuching yang menanyakan kemungkinan pembelian serta distribusi produk di wilayah Sarawak.
Melihat potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah berupaya menindaklanjutinya dengan menjalin koordinasi bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, khususnya bidang pengembangan ekonomi dan UMKM.
Hasilnya, KJRI Kuching memberikan respons positif dan menyatakan siap memfasilitasi temu usaha antara UMKM Mempawah dengan distributor di Kuching, sebagai langkah awal menuju ekspor resmi produk Rambak Pisang.
Selain expo UMKM, Kabupaten Mempawah juga tampil memukau melalui pertunjukan seni budaya berupa tari dan lagu daerah, serta mengikuti ajang Star Talent Competition, Delegasi Mempawah berhasil meraih penghargaan The Best Vocal dan Indonesia Culture Star Award atas nama Fiza Amelia.
Acara puncak BICE 2026 yang dirangkai dengan penutupan expo dihadiri oleh Deputy Premier of Sarawak merangkap Menteri Kesehatan Publik, Perumahan, dan Pemerintahan Lokal, Datuk Amar Sim Kui Hian, serta Konsulat Jenderal RI Kuching, Abdullah Zulkifli.
Pada kesempatan tersebut, Tim Budaya Kabupaten Mempawah dari Bidang Pariwisata Disdikporapar dipercaya oleh KJRI Kuching untuk mewakili Indonesia membawakan Tari Sekapur Sirih, sebagai simbol penghormatan dan persahabatan antarbangsa.
Melalui keikutsertaan dalam BICE 2026, Kurdiah mengatakan Kabupaten Mempawah tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya daerah di tingkat internasional, tetapi juga membuka peluang nyata bagi UMKM lokal untuk menembus pasar luar negeri.
“Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dan KJRI Kuching, khususnya dalam pengembangan dan pemasaran produk unggulan daerah,” katanya.
Dengan tindak lanjut berupa temu usaha bersama distributor Kuching, diharapkan Kurdiah, produk Rambak Pisang khas Mempawah dapat segera hadir secara resmi di pasar Sarawak dan menjadi pintu masuk ekspor UMKM Mempawah ke mancanegara.
Penulis: Diskominfo Mpw
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






