Lagu Golden Cetak Sejarah, Jadi Karya K-Pop Pertama Raih Grammy Award
Suara Kalbar – Lagu Golden dari film animasi Netflix K-Pop Demon Hunters mencetak sejarah dengan memenangi Grammy Award untuk kategori “Best Song Written for Visual Media”. Kemenangan ini diumumkan dalam acara pra-seremoni Grammy Awards yang digelar Senin (2/2/2026) dini hari WIB.
Golden dinyanyikan oleh trio EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami, serta ditulis oleh EJAE bersama Mark Sonnenblick, DO, 24, dan Teddy. Lagu ini sebelumnya masuk dalam empat nominasi Grammy.
Kemenangan tersebut menjadikannya lagu K-pop pertama sepanjang sejarah yang meraih Grammy Award. Di kategori tersebut, Golden berhasil mengungguli sejumlah karya dari musisi ternama.
Deretan nominasi dalam kategori itu termasuk As Alive As You Need Me To Be milik Nine Inch Nails, I Lied to You karya Miles Caton, Never Too Late dari Elton John dan Brandi Carlile, Pale, Pale Moon oleh Jayme Lawson, serta Sinners yang ditulis Leonard Denisenko bersama Rodarius Green dan Travis.
Meski telah meraih satu piala, Golden masih berpeluang menambah prestasi karena masuk nominasi “Song of the Year”, yang akan diumumkan dalam seremoni utama Grammy. Namun, lagu ini gagal menang di dua kategori lainnya, yakni “Best Pop Duo/Group Performance” dan “Best Remixed Recording”, yang juga diumumkan dalam pra-seremoni.
Kemenangan ini semakin spesial karena selama ini musisi K-pop kerap hanya sebatas nominasi. Tahun ini, Rosé (Blackpink) meraih tiga nominasi Grammy lewat lagu APT bersama Bruno Mars, termasuk “Song of the Year” dan “Record of the Year”.
Sementara itu, BTS juga mencatatkan lima nominasi Grammy sepanjang karier mereka. Namun, grup tersebut belum pernah memenangi satu pun piala bergengsi belantika musik dunia itu.
Salah satu anggota trio pembawa soundtrack K-pop Demon Hunters itu, Audrey Nuna, pernah menekankan arti penting nominasi Grammy bagi representasi Asia, khususnya Korea Selatan.
“Kalian akan melihat tiga wajah Korea. Memikirkan anak-anak yang akan melihat itu, dan berharap hal tersebut bisa membentuk pemahaman mereka tentang apa yang bisa mereka capai di dunia ini, benar-benar membuat bulu kuduk saya merinding,” ujarnya seperti dilansir dari Variety, Senin (2/2/2026).
EJAE juga mencatatkan sejarah tersendiri sebagai penulis lagu perempuan Korea-Amerika pertama yang karyanya masuk dalam nominasi kategori “Song of the Year” pada ajang Grammy.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






