SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas, Bupati Sambas Tekankan Pentingnya Jalan dan Jembatan

Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas, Bupati Sambas Tekankan Pentingnya Jalan dan Jembatan

Bupati Sambas, Satono menegaskan pentingnya pembangunan jalan dan jembatan di wilayah perbatasan guna memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. SUARAKALBAR.CO.ID/Serawati

Sambas (Suara Kalbar) – Akses jalan dan jembatan yang memadai menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kabupaten Sambas, terutama dalam menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian. Bupati Sambas, Satono, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah perbatasan, Senin (2/2/2026).

Bupati Sambas, Satono, mengatakan bahwa kondisi jalan yang layak menjadi faktor pendukung utama berbagai kegiatan masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas warga, termasuk dalam proses pengangkutan hasil pertanian dari desa ke pusat pemasaran.

Ia berharap sinergi program pembangunan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga desa dapat menjadi solusi percepatan perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Sambas. Kolaborasi lintas pemerintahan dinilai sangat penting agar pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan merata.

Bupati Satono juga menekankan bahwa dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan, mengingat pembangunan jalan dan jembatan memerlukan anggaran yang besar.

“Tanpa sokongan dana yang memadai, percepatan pembangunan akan sulit direalisasikan secara maksimal,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Sambas tetap berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur jalan dan jembatan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang daerah.

Selain itu, Bupati Satono mengingatkan bahwa Kabupaten Sambas merupakan wilayah perbatasan dengan cakupan daerah yang luas, terdiri dari 195 desa. Kondisi ini membuat kebutuhan infrastruktur menjadi sangat krusial demi menunjang konektivitas antarwilayah.

“Meski anggaran kabupaten terbatas, kami tidak berhenti berupaya. Salah satu langkah strategis yang terus kami lakukan adalah menyampaikan kebutuhan pembangunan ini kepada pemerintah pusat agar Sambas dapat terus berkembang,” pungkasnya.

Penulis: Serawati

Komentar
Bagikan:

Iklan