SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Pemprov Kalbar Ganjar Daerah dan Tokoh Berprestasi pada Puncak HUT ke-69

Pemprov Kalbar Ganjar Daerah dan Tokoh Berprestasi pada Puncak HUT ke-69

Pemprov Kalbar Ganjar Daerah dan Tokoh Berprestasi pada Puncak HUT ke-69. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar)- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan penghargaan kepada sembilan kabupaten/kota, perangkat daerah, perusahaan, serta perorangan berprestasi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemprov Kalbar, Rabu (28/1/2026). Penyerahan penghargaan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalbar dan dipimpin langsung oleh Gubernur Ria Norsan.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pengelolaan kearsipan, pengembangan budaya dan olahraga, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel sepanjang 2025.

Sejumlah daerah mencatatkan capaian menonjol. Kota Pontianak meraih Peringkat I Pengawasan Kearsipan Eksternal Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat dengan kategori A (memuaskan), Peringkat III Capaian Terbaik Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, serta pengakuan Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) untuk Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar.

Kabupaten Mempawah menempati Peringkat I Implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan memperoleh tiga penetapan WBTbI, yakni Aek Serbat, Dokok-Dokok Telanjang, dan Cengkaruk.
Sementara Kota Singkawang menerima penetapan WBTbI untuk Kasai Langger, Wayang Gantung, dan Besam-sam.

Penghargaan serupa juga diraih Kabupaten Kubu Raya melalui penetapan Jepin Langkah Jarom Mesen dan Ritual Penok-Penok Bugis sebagai WBTbI.
Kabupaten Landak menempati Peringkat II Pengawasan Kearsipan Eksternal dengan kategori A.
Kabupaten Kapuas Hulu meraih Peringkat II Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial serta penetapan Tenun Kebat Dayak Iban sebagai WBTbI.

Adapun Kabupaten Ketapang memperoleh penetapan WBTbI untuk Tengkuyung Berambeh dan Ritual Baboretn Dayak Simpakng, serta penghargaan Penyelenggaraan Nama Rupabumi tingkat provinsi.
Kabupaten Sintang mencatatkan capaian tertinggi dengan lima penetapan WBTbI—Tuak Pekejang, Ngemai Mandi Anak ke Sungai, Gawai Ngamik Semengat Padi, dan Betangkan Beakuk—serta penghargaan Penyelenggaraan Nama Rupabumi.
Sedangkan Kabupaten Kayong Utara menerima penetapan WBTbI Kengkarangan Simpang Matan dan penghargaan Penyelenggaraan Nama Rupabumi.

Di tingkat perangkat daerah provinsi, penghargaan Pengawasan Kearsipan Internal kategori A diberikan kepada Dinas PUPR Provinsi Kalbar. Sementara penghargaan ketaatan penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2025 diberikan kepada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar.

Pemprov Kalbar juga memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berkontribusi dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, yakni PT Harita Bauxite, PT Jamkrida Kalbar, Perusda Aneka Usaha, CW Coffee, dan Wk. Asiang.

Di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada atlet dan pelatih berprestasi pada ajang nasional, mulai dari FORNAS VIII NTB 2025, PORNAS XVII KORPRI 2025, PON Beladiri 2025, hingga Pekan Paralimpik Pelajar Nasional XI 2025. Sejumlah atlet Kalbar berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai cabang, termasuk tarung derajat, gateball, pencak silat, dan para-renang.

Penghargaan juga diserahkan kepada perusahaan pelaksana Program GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), yakni PT Borneo Alumina Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia KC Pontianak Abdurrahman, dan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sintang.

Selain itu, Pemprov Kalbar memberikan penghargaan kepada pemenang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kalbar 2025, kontributor karya tulis ilmiah Jurnal Khatulistiwa Profesional BPSDM Kalbar, serta tokoh penggerak Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kalimantan Barat.

Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pembangunan Kalimantan Barat berjalan merata dan menyentuh berbagai sektor, tidak terpusat di satu wilayah saja,” kata Ria Norsan.

Penyerahan penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar, yang selanjutnya dilanjutkan dengan peresmian sejumlah proyek strategis infrastruktur publik.

Komentar
Bagikan:

Iklan