Wakil Bupati Melawi Apresiasi Agen dan Pangkalan Taat HET, Harga LPG 3 Kg di Nanga Pinoh Kembali Normal
Melawi (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Melawi, Malin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Agen dan sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram yang tetap menjual gas bersubsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya di wilayah Kota Nanga Pinoh.
Menurut Malin, kepatuhan pangkalan dalam menjual LPG 3 kg sesuai ketentuan sangat membantu masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang bulan suci Ramadhan dan perayaan Imlek 2026.
“Pangkalan yang sudah patuh dan menjual sesuai HET patut kita apresiasi. Ini bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” ujar Malin kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Ia mengungkapkan, saat ini harga LPG 3 kg di sejumlah pangkalan di Nanga Pinoh mulai kembali stabil, yakni berkisar antara Rp21.500 hingga Rp22.000 per tabung. Harga tersebut dinilai sudah mendekati HET yang ditetapkan Pemerintah Daerah.
“Sebelumnya harga di tingkat eceran sempat melonjak cukup tinggi dan sangat memberatkan masyarakat. Saya berharap harga ini terus dipertahankan untuk membantu masyarakat kecil,” tegasnya.
Malin juga mengingatkan pangkalan lainnya agar tidak memanfaatkan tingginya permintaan untuk meraup keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu.
“Jangan sampai situasi kebutuhan tinggi justru dimanfaatkan untuk menaikkan harga. Ini barang subsidi, jadi peruntukannya harus tepat sasaran,” pesannya.
Di sisi lain, kelancaran pasokan juga mulai dirasakan para pemilik pangkalan. Sulastri, pemilik pangkalan LPG 3 kg Vadri Cipta Mandiri, mengaku distribusi dari agen berjalan lancar.
“Kebetulan hari ini kami juga menerima distribusi LPG 3 kg dari agen, PT Melawi Alam Nusantara. Penyalurannya berjalan lancar dan tertib. Masyarakat bisa membeli langsung di pangkalan dengan harga Rp21.500 per tabung,” ungkap Sulastri kepada Suara Kalbar.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap mematuhi ketentuan pemerintah dalam penjualan LPG bersubsidi di tingkat pangkalan.
“Kami berkomitmen menjual sesuai aturan agar tidak menimbulkan gejolak harga di masyarakat,” tambahnya.
Dengan mulai stabilnya harga dan lancarnya distribusi, pemerintah daerah berharap kondisi ini terus terjaga sehingga kebutuhan energi rumah tangga masyarakat Melawi tetap terpenuhi, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana






