HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Komitmen Majukan Kalbar
Pontianak (Suara Kalbar) – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke-69, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan terus berkomitmen untuk memajukan Kalbar. Hal ini disampaikannya ketika menjadi inspektur upacara bendera di halaman Kantor Gubernur Kalbar pada Rabu (28/01/2026).
Upacara Peringatan dengan tema “Bergerak Maju Bersama Membangun Kalimantan Barat Sejahtera” ini juga di hadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan bersama jajaran forkopimda Kalbar.
Norsan menekankan momen HUT Pemprov Kalbar ini menjadi momen refleksi untuk Pemerintah Provinsi dapat memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat.
“Momentum peringatan ini menjadi ruang refleksi atas fondasi persatuan dan pengabdian yang telah diletakkan para pendahulu sekaligus amanah bagi kita semua untuk melanjutkan melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan capaian makro Pemprov Kalbar tahun 2025 lalu diantaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, Penurunan angka kemiskinan hingga hingga tingkat pengangguran.
“Yang pertama, Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 72,09 poin, meningkat yaitu kurang lebih 0,90 poin dari tahun 2024 sebesar 71,19 poin, Kemudian prestasi penduduk miskin berhasil ditekan hingga 6,16 persen lebih rendah dari angka nasional yaitu sebesar 8,47 persen. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,82 persen, Nah di samping itu pemerataan pembangunan infrastruktur dasar terus berjalan termasuk jalan jembatan serta aksi listrik dan air bersih,” jelasnya.
Norsan menambahkan bahwa capaian baik ini dapat menjadi modal penting dan motivasi untuk berkerja lebih keras.
“Seluruh capaian ini menjadi modal penting sekaligus sumber motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih cepat dan lebih tepat demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Meskipun begitu, masih terdapat benerapa tantangan yang dihadapi Pemprov Kalbar, diantaranya seperti penyelarasan program strategi nasional dan daerah serta keterbatasan fiskal.
“Akibat kekurangan dana transfer ke daerah kondisi ini menuntut strategis fiskal yang cermat, kebijakan adaptif serta terobosan yang inovatif, sehingga saya mengajak seluruh kepala daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan teknologi dan mengoptimalkan potensi daerah demi pencapaian pembangunan,” pungkasnya.
HUT ke- 69 Pemprov Kalbar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pembangunan dan kemajuan di Kalbar demi peningkatan kesejahtraan masyarakatnya.
Penulis: Meriyanti






