BEM PTMA Dorong Kepemimpinan Hijau Generasi Muda Lewat Seminar Nasional
Pontianak (Suara Kalbar) — Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA) Indonesia menggelar seminar bertajuk Indonesian Green Future Leadership di Aula ITIKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Jumat (23/1/2026).
Forum ini mengangkat tema “Menakar Arah Gerak Generasi Muda yang Solutif untuk Masa Depan” sebagai upaya merespons tantangan zaman yang kian kompleks. Seminar tersebut menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk merumuskan kembali peran kepemimpinan generasi muda yang progresif, berkelanjutan, dan berorientasi pada solusi.
Ketua Panitia, Fariz Sayid Al Dzaki, menuturkan bahwa generasi muda hari ini berhadapan dengan persoalan multidimensi. Mulai dari krisis lingkungan, percepatan transformasi digital, hingga kesenjangan sosial dan tekanan ekonomi yang semakin nyata.
Menurut Fariz, situasi tersebut menuntut mahasiswa untuk tidak berhenti pada sikap kritis semata. Mahasiswa, kata dia, harus tampil sebagai aktor perubahan yang mampu menawarkan jalan keluar berbasis gagasan dan kajian ilmiah.
“Seminar ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus berangkat dari gagasan, riset, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat. Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku utama dalam menentukan arah masa depan bangsa,” ujarnya
Melalui forum ini, BEM PTMA Indonesia mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran strategis yang dapat menjadi rekomendasi kebijakan publik serta gerakan sosial yang berdampak luas. Seminar ini juga menjadi ruang konsolidasi intelektual mahasiswa PTMA se-Indonesia dalam memperkuat peran kepemimpinan generasi muda yang adaptif dan berintegritas.
BEM PTMA Indonesia berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif generasi muda untuk terus berkontribusi secara aktif dalam pembangunan nasional dengan menjunjung tinggi nilai keadilan, keberlanjutan, dan kemanusiaan.






