Fadli Zon: Budaya Indonesia Bukan Sekadar Beragam, Tapi Mega Diversity
Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa kekayaan budaya Indonesia melampaui sekadar keberagaman. Menurut dia, Indonesia layak disebut sebagai bangsa dengan “mega diversity” karena luas dan kompleksnya ekspresi budaya yang dimiliki.
“Dari hari pertama saya menjadi Menteri Kebudayaan, saya sebut ini sebagai mega diversity. Jadi bukan hanya diversity, tapi mega diversity, karena kekayaannya itu dan keragamannya itu menurut saya almost infinity saking banyaknya dari beragam ekspresi budaya,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa ekspresi budaya Indonesia mencakup seni, bahasa, manuskrip, ritus, adat istiadat, permainan tradisional, dan pangan lokal.
“Budaya itu kan seringkali diidentikkan secara sederhana itu seni, padahal seni itu hanya satu dari kira-kira 10 objek pemajuan kebudayaan yang lainnya, itu termasuk adalah bahasa, sastra, tradisi lisan, permainan tradisional, pengetahuan tradisional, adat-istiadat, ritus, manuskrip dan pangan lokal,” ia menjelaskan.
Fadli mengatakan bahwa dia sudah mengunjungi lebih dari 100 negara dan menurut dia, tidak ada bangsa yang yang memiliki kekuatan budaya sebesar Indonesia.
Menurut dia, buku “Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri” hanya merekam sebagian kecil dari kekayaan ragam budaya Indonesia, khususnya ekspresi budaya di daerah Sumatera bagian selatan.
Pendokumentasian kekayaan budaya dalam bentuk buku dinilai penting dalam upaya untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan.
Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa negara menerima mandat konstitusional untuk memajukan kebudayaan nasional, dan dukungan dari komunitas seperti Putri Bumi Sriwijaya diperlukan untuk menjalankan mandat tersebut.
“Ibu-ibu yang ada di sini, khususnya yang tergabung di dalam organisasi Putri Bumi Sriwijaya yang telah menerbitkan buku ini, telah ikut berkontribusi di dalam memajukan kebudayaan Indonesia,” katanya.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






