UMKM di Singkawang Terima Bantuan Sarana Usaha
Singkawang (Suara Kalbar) – Pemkot Singkawang, Kalbar menyerahkan bantuan fasilitas sarana usaha kepada kelompok masyarakat sebagai upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdaginkop dan UKM) Kota Singkawang, Kamis.
“Alhamdulillah, tentu kita bersyukur dapat melaksanakan penyerahan gerobak usaha, khususnya bagi pelaku UMKM mikro,” kata Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin.
Ia mengatakan, program bantuan sarana usaha tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pelaku UMKM agar lebih berdaya saing.
Menurut dia, bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk menunjang kegiatan usaha, bukan dipindahtangankan apalagi diperjualbelikan.
“Bantuan ini bukan untuk diperjualbelikan, melainkan harus benar-benar dimanfaatkan untuk menjalankan usaha,” ujarnya.
Muhammadin juga menegaskan, penerima bantuan wajib mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk dalam penempatan gerobak usaha agar tidak mengganggu ketertiban maupun fasilitas umum.
“Silakan digunakan baik di depan rumah atau lokasi yang diperbolehkan, bukan di fasilitas umum yang dilarang, apalagi di atas parit atau tempat yang mengganggu ketertiban,” katanya.
Ia menyampaikan tujuan besar program tersebut yakni mendorong UMKM berkembang secara bertahap hingga mandiri.
Pemerintah berharap pelaku usaha yang memperoleh bantuan dapat memperluas skala usaha dari satu unit menjadi lebih banyak, serta tidak bergantung terus-menerus pada bantuan pemerintah.
“Harapannya, dari satu gerobak usaha, pelaku usaha bisa berkembang menjadi dua, tiga, hingga akhirnya mandiri dan usahanya semakin besar,” ucapnya.
Selain bantuan fisik, dia menekankan Pemerintah Kota Singkawang melalui Disdaginkop dan UKM berkomitmen melakukan pendampingan menyeluruh, mulai dari administrasi, perizinan, hingga penguatan kapasitas usaha.
“Program ini bukan hanya sebatas pemberian fasilitas seperti gerobak, tetapi juga bagian dari pembinaan menyeluruh, mulai dari administrasi, perizinan, hingga penguatan usaha,” katanya.
Ia menambahkan, tahapan pembinaan yang disiapkan pemerintah daerah juga mencakup dukungan bantuan peralatan, kemudahan administrasi, serta fasilitasi sertifikasi halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk UMKM.
“Artinya, pemerintah tidak hanya memberi bantuan fisik, tetapi juga mendampingi proses produksi, penjualan, dan pemasaran,” ujarnya.
Muhammadin pun mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Singkawang terus berinovasi dan berkolaborasi agar program yang dijalankan dapat berdampak nyata terhadap kemajuan UMKM dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






