Viral di Media Sosial, Warga Kritik Kondisi Infrastruktur di Kalbar, Soroti Kabupaten Landak
Landak (Suara Kalbar) – Sebuah video yang diunggah akun Facebook Ellysabeth Rouse https://www.facebook.com/reel/893183573666601 menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.
Dalam video berbentuk reels tersebut, Ellysabeth secara terbuka menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah daerah di Kalimantan Barat, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan yang dinilai rusak dan belum mendapat penanganan serius.
Dalam unggahannya yang dibagikan ke publik, Ellysabeth menegaskan kritik yang disampaikannya bukan tanpa dasar. Ia mengklaim telah menyertakan bukti kondisi jalan rusak yang menurutnya tidak pernah dibangun atau diperbaiki oleh pemerintah daerah.
“Dengan cara saya mengkritik dan disertakan bukti yang valid bahwa memang itu yang sekarang terjadi. Jalan rusak tidak pernah dibangun oleh penguasa Kalbar. Jadi wajar dong saya mengkritik pemerintah,” tulis Ellysabeth dalam keterangan unggahannya.
Unggahan tersebut disertai sejumlah tagar seperti #kalbartertinggal, #kalbarmenderita, #landakmenderita, dan #landaktertinggal, yang menggambarkan kekecewaan terhadap kondisi pembangunan di daerah tersebut.
Sejumlah netizen memberikan dukungan terhadap kritik yang disampaikan. Salah satunya akun Fransisco Dede yang menilai kritik merupakan hal wajar dalam demokrasi.
“Kalau mau jadi pemimpin harus siap dikritik, pemerintah harus mau mendengar keluh kesah masyarakat Landak,” tulisnya di kolom komentar.
Komentar lain juga menyebutkan bahwa persoalan infrastruktur kerap baru mendapat perhatian setelah viral di media sosial.
“Betul, zaman sekarang harus viral dulu baru dikerjakan,” tulis akun Amelia Melly.
Ellysabeth sendiri dalam kolom komentar kembali mengajak masyarakat Kalimantan Barat agar tidak takut menyuarakan ketidakadilan kepada pejabat publik yang telah diberi amanah oleh rakyat. Menurutnya, kritik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Landak maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait kritik yang viral tersebut.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






