Bengkayang Perkuat Kualitas Pendidikan di Perbatasan Lewat Numerasi
Bengkayang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Bengkayang memperkuat Gerakan Numerasi Nasional di wilayah perbatasan sebagai upaya meningkatkan kemampuan numerasi dan kualitas pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan.
“Penguatan ini diwujudkan melalui Gerakan Gembira Bergerak Numerasi Nasional Perbatasan (Gebrak Numerasi), sebuah inisiatif strategi yang menempatkan numerasi sebagai kecakapan hidup dasar untuk mendukung kemampuan berpikir logis, kritis, dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (15/1/2026).
Dia menilai, gerakan ini penting bagi satuan pendidikan di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang karena berperan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta membekali peserta didik dengan kompetensi abad ke-21.
Melalui penguatan pola pikir, keterampilan, dan pemanfaatan alat bernumerasi yang kontekstual, sekolah diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang relevan dengan lingkungan sekitar.
Gebrak Numerasi lanjutannya, merupakan tindak lanjut dari Pencanangan Gerakan Numerasi Nasional yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2025 di SD Negeri Meruya Selatan 04 Pagi, Jakarta, dengan slogan “Mahir Numerasi, Majukan Negeri”. Gerakan tersebut mendorong numerasi menjadi budaya bersama, sekaligus mengubah persepsi bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit dan menakutkan.
“Melalui gerakan ini, numerasi tidak lagi dipandang sebagai sekadar pelajaran, tetapi sebagai kecakapan hidup yang harus dimiliki setiap anak untuk menghadapi tantangan masa depan,” kata Heru.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah pusat juga telah meresmikan Taman Numerasi secara simbolis di Unit Pelaksana Teknis (UPT) GTKPG pada 16 provinsi, 156 sekolah, dan 13 desa di sejumlah wilayah Indonesia sebagai tahap awal, yang diharapkan terus berkembang ke daerah lain.
Di Kabupaten Bengkayang, selanjutnya, gerakan numerasin nasional perbatasan telah resmi diluncurkan oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis bersama Direktur Guru Direktorat Jenderal GTKPG Dr. Rachmadi Widdiharto pada 10 Desember 2025
Sebagai tindak lanjut, berniat mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengembangkan Taman Numerasi sesuai dengan kondisi dan potensi kontekstual masing-masing sekolah.
“Sehingga pada tanggal 14 Januari 2026 kemarin dilaksanakan kegiatan pengimbasan Matematika Gembira oleh 10 guru fasilitator daerah,” ujarnya.
Heru juga menegaskan komitmennya tidak hanya untuk mewujudkan pembelajaran matematika yang menyenangkan, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik secara berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan indikator Program for International Student Assessment (PISA) yang menjadi salah satu latar belakang penguatan gerakan numerasi nasional.
Penguatan numerasi di wilayah perbatasan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bupati Bengkayang yang telah mencanangkan “Bengkayang Siap TKA Tahun 2026” pada apel serentak awal masuk sekolah, 5 Januari 2026.
Melalui Gerakan Numerasi Nasional Perbatasan dengan slogan “Perbatasan Berbilang, Mahir Numerasi Majukan Negeri”, Kabupaten Bengkayang menargetkan kesiapan satuan pendidikan dan peserta didik dalam pelaksanaan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April 2026.
“Upaya ini kita harapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan daya saing pendidikan di Kabupaten Bengkayang,” ujar Heru.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






