Sujiwo Sulap Parit Depan Kantor Bupati Kubu Raya Jadi Kolam Ikan
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Disela kesibukan Bupati Kubu Raya Sujiwo dengan berbagai aktivitasnya senantiasa menyempatkan diri memberi makan sejumlah ikan di parit depan kantor Bupati Kubu Raya yang telah dipelihara sejak beberapa waktu terakhir.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan budidaya ikan ini menjadi simbol dimulainya pemanfaatan parit yang telah ditata dan dibersihkan sebagai lokasi budi daya ikan air tawar, khususnya ikan nila dan ikan mas.
“Parit yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai saluran drainase kini mengalami transformasi signifikan. Dengan penataan yang rapi dan lingkungan yang bersih, kawasan tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat budi daya ikan, tetapi juga dilengkapi jalur pedestrian atau trotoar di bagian atasnya,” kata Sujiwo Kamis (15/01/2026) siang.
Sujiwo menjelaskan jalur ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas olahraga ringan seperti joging dan berjalan santai.Selain itu keberhasilan pemanfaatan parit ini tidak terlepas dari penerapan sistem peninggi ambang atau bendung kecil yang dipasang di beberapa titik. Sistem tersebut berfungsi menjaga ketinggian air agar tetap stabil sehingga mendukung proses budi daya ikan air tawar.
“Parit ini kita bendung dengan sistem peninggi ambang, sehingga airnya tidak cepat surut dan tetap stabil. Dengan kondisi air yang baik, ikan bisa tumbuh optimal dan memiliki nilai ekonomis,” ujar Sujiwo di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, konsep ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan ruang-ruang publik agar memiliki fungsi ganda, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial. Selain memperindah kawasan sekitar Kantor Bupati, keberadaan ikan di parit tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang budi daya perikanan air tawar.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia menilai langkah tersebut sebagai terobosan kreatif dalam pemanfaatan infrastruktur yang selama ini kurang diperhatikan.
“Apa yang dilakukan Bupati Kubu Raya ini sangat bagus dan inspiratif. Parit yang biasanya hanya dianggap saluran air, ternyata bisa dimanfaatkan untuk budi daya ikan,” papar Krisantus.
Ia pun menyatakan akan mengadopsi konsep serupa di sejumlah wilayah lain di Kalimantan Barat. Menurutnya, banyak parit dan saluran air yang berpotensi dikembangkan menjadi lokasi budi daya ikan bernilai ekonomis, asalkan ditata dengan baik dan didukung sistem pengelolaan air yang tepat.
“Kita akan buat seperti yang dibuat Bupati Kubu Raya. Nanti itu akan diisi ikan yang punya nilai ekonomis, sehingga selain memperindah lingkungan, juga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Tim Liputan






