SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Jakarta Electric PLN Mobile Menang Telak 3-0 atas Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Mobile Menang Telak 3-0 atas Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Pertandingan antara Jakarta Elektric PLN Mobile melawan Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Terpadu Ayani Pontianak, Kalbar pada Minggu (11/01/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/PBVSI Pusat

Pontianak (Suara Kalbar) – Jakarta Electric PLN Mobile meraih kemenangan meyakinkan atas Jakarta Livin Mandiri pada pertandingan ketujuh putaran pertama ProLiga Bola Voli 2026.

Laga yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Minggu (11/01/2026) tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan Jakarta Electric PLN Mobile.

Pada set pertama, kedua tim tampil ngotot sejak awal pertandingan. Saling kejar poin tak terelakkan hingga Jakarta Electric PLN Mobile sempat unggul cukup jauh di penghujung set. Namun, Jakarta Livin Mandiri menunjukkan daya juang tinggi dengan menyamakan kedudukan menjadi 23-23. Meski demikian, Agustin Wulandari dan rekan-rekan mampu tampil lebih tenang di poin-poin krusial untuk menutup set pertama dengan kemenangan 25-23.

Memasuki set kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Jakarta Livin Mandiri harus kehilangan outside hitter andalannya, Putri Naisya Pratama, akibat cedera dan digantikan oleh Syelomitha. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Jakarta Electric PLN Mobile yang mulai mendominasi permainan, terutama dengan memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan. Upaya pelatih Jakarta Livin Mandiri merotasi pemain dengan menurunkan para pemain muda belum membuahkan hasil, sehingga set kedua menjadi milik Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor telak 25-15.

Pada set ketiga, Jakarta Electric PLN Mobile kembali tampil agresif dan langsung unggul jauh di awal set. Jakarta Livin Mandiri sempat tertinggal, namun semangat juang para pemain mudanya patut diapresiasi setelah mampu menyamakan skor menjadi 18-18. Kendati demikian, konsistensi dan pengalaman Jakarta Electric PLN Mobile kembali menjadi pembeda. Mereka menutup set ketiga dengan skor 25-23 sekaligus memastikan kemenangan 3-0 tanpa balas.

Kemenangan ini semakin menegaskan posisi Jakarta Electric PLN Mobile sebagai salah satu tim kuat di putaran pertama ProLiga Bola Voli 2026. Sementara itu, Jakarta Livin Mandiri harus segera berbenah untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Alim Suseno, mengapresiasi performa anak asuhnya yang dinilai tampil solid secara tim.

“Alhamdulillah, main anak-anak sekarang saya lihat dari kerja sama tim yang terutama, yang sangat utama, bagus sekali. Ini bukan hanya mengandalkan dari satu-dua orang pemain dari tim,” ujarnya.

Alim juga menyoroti penurunan performa timnya di set ketiga, khususnya pada pertengahan set.

“Tadi kan dari tim lawan sempat mengejar poin-poin di set ke-3. Di set ke-3 kita agak turun terutama di poin-poin 15. Nah itu karena apa? Karena kita lihat dari statistik kita banyak salah sendiri, terutama dari receive, terus sedikit umpan-umpan yang kurang bagus,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi cepat dilakukan dari bangku cadangan untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

“Nah itu kita panggil dari set-up dan dari kesalahan-kesalahan yang di belakang. Nah itu kita masukkan lagi untuk poin-poin berikutnya,” lanjut Alim.

Terkait kondisi salah satu pemainnya, Kalisah, Alim mengaku masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Untuk sementara kita belum tahu kondisinya karena kita juga tarik undur kondisi Kalisah. Kalau dia sekiranya bisa main, tetap kita mainkan. Kalau sekiranya dia harus cooling down dulu, harus rest dulu, mau tidak mau kita resting,” katanya.

Sementara itu, kapten tim Jakarta Electric PLN Mobile, Agustin Wulandari, menilai keberadaan pemain asing memberi dampak positif, terutama dalam hal komunikasi dan kekompakan tim.

“Alhamdulillah ya, aku punya pemain asing yang gampang banget diajak komunikasi dan banyak membantu aku di dalam lapangan dan di luar lapangan,” ujarnya.

Agustin juga mengungkapkan perannya sebagai jembatan komunikasi antara pemain lokal dan pemain asing.

“Kita hanya kurang satu, komunikasi. Kadang-kadang pemain lokal itu ada rasa canggung atau takut untuk ngobrol sama pemain asing. Itu yang aku kupas, itu yang aku sambungkan dari pemain asing ke pemain lokal,” pungkasnya.

Menurutnya, sikap positif para pemain asing turut membantu perkembangan tim.

 

Penulis: Maria

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan