SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Perangi Narkoba, BNNK Mempawah Perkuat Aksi Berbasis Masyarakat dengan Program Desa Bersinar

Perangi Narkoba, BNNK Mempawah Perkuat Aksi Berbasis Masyarakat dengan Program Desa Bersinar

Kepala BNNK Mempawah AKBP Agus Sudiman memaparkan berbagai capaian serta program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, Senin (29/12/2025). [SUARAKALBAR.CO.ID/Rajiman]

Mempawah (Suara Kalbar) – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mempawah menggelar pers rilis akhir tahun di Kantor BNNK Mempawah, Jalan Gusti M. Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Senin (29/12/2025).

Di hadapan awak media, Kepala BNNK Mempawah AKBP Agus Sudiman memaparkan berbagai capaian serta program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Dia menyampaikan salah satu program strategis yang terus dijalankan secara berkelanjutan adalah Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai bentuk pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba berbasis masyarakat.

Agus menjelaskan program Desa Bersinar telah dilaksanakan sejak tahun 2020.

Hingga tahun 2025, tercatat sudah ada 12 desa dan kelurahan di Kabupaten Mempawah yang resmi dilaunching sebagai Desa Bersinar.

Capaian tersebut meliputi Desa Parit Banjar di Kecamatan Mempawah Timur dan Desa Sungai Kunyit Dalam di Kecamatan Sungai Kunyit pada tahun 2020.

Pada tahun 2021, program ini dilanjutkan di Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur serta Desa Penibung Kecamatan Mempawah Hilir.

Selanjutnya pada tahun 2022, Desa Anjongan Dalam Kecamatan Anjongan, Kelurahan Anjongan Melancar Kecamatan Anjongan, dan Kelurahan Terusan Kecamatan Mempawah Hilir ditetapkan sebagai wilayah Bersinar.

Pada tahun 2023, Desa Pak Laheng dan Desa Toho Ilir di Kecamatan Toho menyusul sebagai Desa Bersinar.

Kemudian pada tahun 2024, Desa Galang dan Kelurahan Sungai Pinyuh di Kecamatan Sungai Pinyuh dilaunching, dan pada tahun 2025 ditutup dengan penetapan Desa Sungai Kunyit Laut di Kecamatan Sungai Kunyit.

AKBP Agus Sudiman menambahkan, dari total wilayah yang ada di Kabupaten Mempawah, saat ini baru 3 dari 7 kelurahan yang telah menjadi Kelurahan Bersinar, sehingga masih tersisa 4 kelurahan.

Sementara itu, dari 60 desa, baru 9 desa yang telah dilaunching sebagai Desa Bersinar, dan masih terdapat 51 desa yang menjadi sasaran pengembangan program ke depan.

Lebih lanjut, Agus Sudiman berharap ke depan program Desa Bersinar dapat terus berjalan dan berkembang dengan dukungan aktif dari pemerintah desa, khususnya melalui penganggaran dana desa secara mandiri.

Hal ini penting mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki BNN dalam menjalankan seluruh program pencegahan secara menyeluruh.

“Kami berharap pemerintah desa dapat mengalokasikan anggaran desa untuk mendukung kegiatan Desa Bersinar secara mandiri. Dengan keterbatasan anggaran BNN, kolaborasi lintas sektor dan kemandirian desa menjadi kunci keberlanjutan program ini. Kami dari BNN siap mendukung melalui pendampingan, pembinaan, dan penguatan kapasitas masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, Desa Bersinar tidak hanya sebatas penetapan wilayah, tetapi juga mencakup pembentukan relawan anti narkoba, sosialisasi bahaya narkoba, penguatan ketahanan keluarga, serta sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen terkait.

Pers rilis akhir tahun ini menjadi refleksi sekaligus penegasan komitmen BNN Kabupaten Mempawah untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Mempawah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika

Penulis: Prianta

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan