SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Dunia Rusia Kecam Jepang atas Upaya Memutihkan Sejarah Perang

Rusia Kecam Jepang atas Upaya Memutihkan Sejarah Perang

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Suara Kalbar – Pemerintah Rusia mengecam upaya Jepang yang dinilai berusaha memutihkan sejarah agresi militer dan kejahatan perang. Moskow mendesak Tokyo bersikap jujur terhadap masa lalu serta melakukan penebusan yang tulus kepada para korban.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam konferensi pers, menanggapi pertanyaan kantor berita Xinhua terkait laporan rencana kunjungan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi ke Kuil Yasukuni.

Zakharova menegaskan, Kuil Yasukuni merupakan simbol militerisme Jepang karena mengabadikan penjahat perang kelas A yang dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Militer Internasional untuk timur jauh.

Ia menyebut militerisme Jepang telah merenggut nyawa dalam jumlah sangat besar dan disertai kekejaman terhadap warga sipil. Fakta-fakta tersebut, kata dia, tercatat jelas dalam berbagai dokumen sejarah.

“Sulit dibayangkan berapa banyak nyawa yang melayang akibat militerisme Jepang dan bagaimana kekejamannya terhadap penduduk sipil. Namun, semua itu merupakan fakta sejarah yang terdokumentasi,” ujar Zakharova.

Menurut Zakharova, Jepang seharusnya membangun monumen peringatan khusus bagi para korban militerisme. Pemerintah Jepang juga didorong mengirimkan perwakilan resmi untuk memberikan penghormatan secara rutin sebagai bentuk penebusan atas kejahatan masa lalu.

Rusia, kata dia, kembali menyerukan agar Jepang menghentikan upaya memutihkan sejarah kekejaman yang tidak manusiawi dan sepenuhnya mengakui hasil Perang Dunia II.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan