Dari Folklore Kalimantan ke Layar Lebar, ‘Kuyank’ Sajikan Horor Emosional
Suara Kalbar – Legenda Kuyang yang merupakan sosok mistis dari Pulau Kalimantan diangkat rumah DHF Entertainment dalam film berjudul ‘Kuyank‘. Cerita film ini diangkat dari cerita horor folklore yang berangkat dari sesuatu yang paling dekat yakni cinta, rumah tangga, dan pilihan yang kian mengecil ketika tekanan datang dari lingkungan terdekat.
“Dalam film Kuyank ini, teror yang akan datang tidak datang dengan mendadak, tetapi tumbuh dari cinta yang ditekan, di mana keputusan yang makin sempit, sampai akhirnya berubah menjadi kutukan. Lewat film ini, kami ingin penonton peduli dahulu pada manusianya, karena dari situlah rasa takutnya terasa nyata,” ungkap Produser DHF Entertainment, Victor G Pramusinto saat menggelar jumpa pers di Kawasan Jakarta Timur, Rabu (24/12/2025).
Kisah legenda horor yang ada di Kalimantan yakni sosok Kuyang sengaja dilahirkan untuk memperkuat emosi dan konflik keluarga yang jadi salah satu pintu masuk pengalaman mistis yang dihadirkan dalam film ini.
“Lewat film ini kita coba gambarkan rasa cinta yang jadi kutukan yang sumbernya dari realita irasional yang berkaitan dengan keluarga, tradisi dan norma yang dilanggar sehingga memunculkan sosok Kuyang sebagai sosok mistis di Kalimantan,” tegasnya.
Sementara itu, aktor Rio Dewanto yang menjadi aktor utama dalam film Kuyank mengaku butuh perjuangan panjang untuk bisa menyesuaikan karakternya dalam film ini salah satunya masalah bahasa Banjar yang harus dikuasainya.
“Tantangan saat membintangi film ini lebih kepada mungkin dialeknya, sama kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan sama karakter itu apa, karena jujur, saya sebelum film ini tuh saya belum pernah ke sana. Makanya butuh belajar ekstra untuk bisa dialek bahasa Banjar dan alhamdulillah habis main di film ini saya jadi kangen dengan situasi yang aku dapatkan di film ini, terlebih tentang keramahan dan kehangatan masyarakat di Kalimantan,” tutup Rio.
Sinopsis Film
Film Kuyank berkisah tentang kisah seorang gadis kampung yang sederhana dan Badri seorang lelaki terpandang di wilayah Banjar Kalimantan. Keduanya nekat menjalani pernikahan lantaran rasa cinta keduanya meski keluarga besar mereka menolaknya lantaran tahu ada ramalan bahwa pernikahan yang mereka jalani akan membawa kesialan.
Meski awalnya rumah tangga mereka bahagia, namun akhirnya pernikahan mereka akhirnya goyah lantaran keduanya belum juga dikaruniai anak. Terlebih saat itu keluarga Badri mulai mendesak agar Badri menikah lagi demi mendapatkan keturunan demi mematahkan ramalan buruk itu.
Sadar pernikahannya terancam, Rusmiati pun mengambil jalan gelap dengan mempelajari ajian Kuyang yang menjadi ilmu hitam kuno yang diyakini memberi kecantikan dan keabadian. Namun keputusan itu justru memicu rangkaian teror, bayi dan perempuan hamil menjadi korban misterius.
Saat jati diri Rusmiati terbongkar, kemarahan warga tak terbendung. Di tengah ancaman amuk massa dan lenyapnya batas antara cinta dan kutukan, Badri dihadapkan pada pilihan paling pahit antara melindungi perempuan yang ia cintai, atau menyerah pada tekanan masyarakat.
Film Kuyank sendiri dibintangi oleh Rio Dewanto, Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, Jolene Marie, aktor senior Barry Prima, Dayu Wijanto, Ananda George, Betari Ayu, Hazman Al Idrus, Ellizabeth Christine dan sejumlah pemain lainnya. Film Kuyank sendiri akan mulai tayang di bioskop Tanah Air pada 29 Januari 2026 mendatang.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






