SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Google Tunda Pergantian Google Assistant dengan Gemini

Google Tunda Pergantian Google Assistant dengan Gemini

CEO Alphabet Sundar Pichai berbicara tentang Gemini di acara Google I/O di Mountain View, California, 14 Mei 2024. (AP Photo/Jeff Chiu)

Suara Kalbar – Pengguna Android yang masih nyaman menggunakan Google Assistant bisa sedikit bernapas lega. Google mengumumkan penundaan rencana untuk menggantikan asisten digital lama tersebut dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Gemini.

Dilansir dari Engadget, Minggu (21/12/2025), pada awalnya, Google menargetkan untuk menghapus Google Assistant dari sebagian besar ponsel Android pada akhir 2025 dan menggantinya sepenuhnya dengan Gemini.

Namun, raksasa teknologi tersebut kini merevisi jadwalnya karena membutuhkan waktu lebih lama untuk menyempurnakan asisten AI tersebut sebagai standar baru.

Google menyatakan penyesuaian jadwal ini dilakukan demi memastikan pengalaman pengguna tidak terganggu. Perusahaan ingin memastikan transisi yang mulus (seamless) bagi jutaan penggunanya.

Dengan keputusan ini, proses pembaruan untuk mengubah Google Assistant menjadi Gemini di perangkat Android akan terus berlanjut hingga 2026.

Google juga berjanji akan membagikan detail lebih lanjut dalam “beberapa bulan mendatang,” yang mengindikasikan bahwa masa transisi ini mungkin memakan waktu lebih lama dari awal 2026.

Integrasi Bertahap di Ekosistem Google

Tanda-tanda “pensiunnya” Google Assistant sebenarnya sudah terlihat sejak Google meluncurkan Gemini dan mulai menyematkan kemampuan lama Google Assistant ke dalamnya, seperti mengontrol perangkat pintar rumah (smart home) yang terhubung ke ponsel.

Bahkan, pada peluncuran seri Pixel 9 tahun 2024 lalu, Google sudah menjadikan Gemini sebagai asisten default menggantikan Google Assistant.

Ke depannya, Google berencana meningkatkan seluruh ekosistem produknya, termasuk tablet, mobil, serta perangkat yang terhubung ke ponsel seperti headphone dan jam tangan pintar dengan chatbot bertenaga AI ini.

Meski transisi ini pasti terjadi, tidak semua perangkat Android akan mendapatkan pembaruan Gemini. Google menetapkan spesifikasi minimum agar perangkat bisa menjalankan asisten AI ini dengan lancar, yaitu menggunakan sistem operasi minimal Android 10, dan memiliki kapasitas RAM minimal 2 GB.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan