SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Antusiasme Warga Tinggi, Kunjungan ke MPP Pontianak Naik Signifikan

Antusiasme Warga Tinggi, Kunjungan ke MPP Pontianak Naik Signifikan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak, Erma Suryani Saat Meninjau Loket Pelayanan di MPP Pontianak, Baru-baru ini. SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar Bahari

Pontianak (Suara Kalbar) – Mengurus izin usaha, dokumen kependudukan, hingga layanan perbankan kini tak lagi identik dengan antrean panjang dan suasana kaku. Di Kota Pontianak, pelayanan publik justru bisa dinikmati sambil memandang megahnya Sungai Kapuas, ditemani secangkir kopi hangat. Pengalaman unik ini ditawarkan oleh Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pontianak, yang berdiri tepat di tepi sungai terpanjang di Indonesia.

Berbeda dengan MPP di daerah lain, Sentra Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Pontianak hadir dengan konsep menyatu dengan ruang publik dan kawasan wisata.

Berlokasi di Jalan Kapten Marsan Nomor 33, Pusat Perbelanjaan Kapuas Indah, MPP menempati gedung bertingkat tiga yang langsung menghadap Sungai Kapuas.

Lokasi strategis ini menjadikan MPP tidak hanya sebagai pusat layanan administrasi, tetapi juga ruang interaksi baru bagi masyarakat.

Di dalam MPP Kota Pontianak, sebanyak 23 loket pelayanan terintegrasi dari berbagai instansi, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, badan usaha, hingga lembaga layanan publik.

Total terdapat sekitar 253 jenis layanan yang disediakan, dengan 190 layanan di antaranya aktif melayani permohonan masyarakat sesuai kebutuhan.

Sepanjang Januari hingga November 2025, MPP Kota Pontianak mencatat total kunjungan sebanyak 32.559 orang, dengan rata-rata kunjungan mencapai 2.959 orang per bulan. Data tersebut menunjukkan tren kunjungan yang terus meningkat.

Pada Januari 2025, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 2.303 orang, sementara pada November meningkat menjadi 3.216 orang, atau naik 913 pengunjung dalam kurun waktu 11 bulan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak, Erma Suryanif, menjelaskan bahwa MPP dibangun sebagai upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik.

“MPP Kota Pontianak hadir untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong percepatan proses perizinan dan administrasi, serta mewujudkan birokrasi yang modern dan efisien. Selain itu, keberadaan MPP juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing global dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah melalui kemudahan berusaha,” ujarnya.

Erma menambahkan, MPP Kota Pontianak diresmikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada 12 Desember 2024 dan mulai beroperasi pertama kali pada 5 Agustus 2024. Adapun jam operasional MPP berlangsung pada hari kerja, Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

“Gerai pelayanan yang ada di MPP Kota Pontianak berjumlah 23 loket, dengan total sekitar 253 item pelayanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 pelayanan aktif melayani permohonan masyarakat,” jelasnya.

Gerai pelayanan di MPP Kota Pontianak mencakup berbagai perangkat daerah, di antaranya DPMPTSP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Tenaga Kerja.

Selain itu, terdapat pula instansi vertikal seperti Samsat, Imigrasi, Kementerian Agama, Polresta Pontianak, Kantor Pertanahan, KPP Pratama, BNN, BSPJI, Kejaksaan Negeri, hingga Balai Besar POM.

Tak hanya itu, sejumlah badan usaha turut membuka layanan di MPP, antara lain Bank Kalbar, Bank Khatulistiwa, BRI, dan Perumdam Tirta Khatulistiwa. Sementara dari unsur lembaga, tersedia layanan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta Halal Center UIN Syarif Idris Khatulistiwa

Dari seluruh gerai tersebut, beberapa layanan tercatat menjadi primadona dengan jumlah pengunjung terbanyak sepanjang Januari hingga November 2025.

“Disdukcapil menjadi gerai dengan kunjungan tertinggi, disusul DPMPTSP, Imigrasi, BPD, dan Samsat,” ungkap Erma.

Menurutnya, meskipun jumlah kunjungan bersifat fluktuatif, tren secara umum menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap pelayanan terintegrasi di MPP.

Untuk menunjang kenyamanan pengguna layanan, MPP Kota Pontianak dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari ruang tunggu yang luas dan berpendingin udara, akses WiFi gratis, musala, toilet, eskalator, lift, area bermain anak, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui.

Selain itu, MPP juga ramah bagi penyandang disabilitas dengan penyediaan kursi roda, jalur landai dengan pegangan, guiding block, loket khusus, area parkir, serta toilet khusus disabilitas.

Keunikan lain dari MPP Kota Pontianak adalah keberadaan food court dengan pemandangan langsung ke Sungai Kapuas. Hal ini menjadikan MPP tidak hanya sebagai pusat pelayanan publik, tetapi juga destinasi wisata kuliner dan ruang rekreasi baru bagi warga. Banyak pengunjung yang memanfaatkan waktu menunggu layanan dengan bersantai sambil menikmati panorama sungai.

Fasilitas penunjang lainnya juga tersedia, seperti Ruang Balai Nikah, Ruang VIP, serta Klinik Investasi. Keberadaan Balai Nikah bahkan menjadikan MPP Kota Pontianak sebagai lokasi alternatif untuk melangsungkan pernikahan

“Sudah banyak pasangan yang menikah maupun melakukan sesi foto pre-wedding di MPP Kota Pontianak. Karena kita memiliki Balai Nikah yang bisa dijadikan tempat pernikahan. Ke depan, kami juga akan mengakomodir masyarakat yang ingin berinvestasi melalui pelayanan di Klinik Investasi di MPP Kota Pontianak,” tutur Erma.

Dengan perpaduan pelayanan publik yang efisien, fasilitas yang lengkap, serta suasana santai di tepi Sungai Kapuas, MPP Kota Pontianak hadir sebagai wajah baru birokrasi modern. Tidak hanya mempermudah urusan administrasi, MPP juga menjadi ruang publik yang memanjakan mata dan hati, sekaligus memperkuat citra Pontianak sebagai kota layanan yang ramah dan berdaya saing.

 

Penulis: Fajar Bahari

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan