Gubernur Ria Norsan Tegaskan Peran Strategis Dharma Wanita Bangun Generasi Emas Kalbar
Pontianak (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan pentingnya peran strategis Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam membangun kualitas generasi bangsa melalui pendidikan keluarga.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan ke-26 Tahun 2025 di Aula Garuda, Gedung Terpadu Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, pada Senin (15/12/2025).
Peringatan HUT ke-26 DWP tahun ini mengangkat tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.”
Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa cita-cita menuju Indonesia Emas harus diwujudkan melalui langkah nyata, dimulai dari keluarga.
“Harus diwujudkan melalui langkah nyata. Menghasilkan generasi yang berkarakter, berdaya saing, sehat, cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi perubahan zaman. Di sinilah Dharma Wanita Persatuan memiliki posisi strategis,” ujar Ria Norsan.
Ia menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan tidak hanya berperan sebagai organisasi pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang berpengaruh terhadap kualitas keluarga dan masyarakat.
“Dharma Wanita Persatuan bukan hanya organisasi pendamping ASN, tetapi wadah pemberdayaan perempuan yang ikut memengaruhi kualitas keluarga dan masyarakat. Melalui pendidikan, keteladanan, kegiatan sosial, penguatan ekonomi keluarga, hingga literasi digital, Dharma Wanita Persatuan berperan langsung dalam membangun fondasi generasi emas,” katanya.
Ria Norsan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan keluarga, serta pemerataan akses layanan dasar sebagai bagian dari visi pembangunan daerah yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.
Ia menyebut para anggota Dharma Wanita Persatuan sebagai kekuatan sosial yang memiliki jaringan luas dan kapasitas besar untuk menjadi agen perubahan.
“Para anggota Dharma Wanita Persatuan adalah kekuatan sosial yang memiliki jaringan luas, kompetensi tinggi, serta kapasitas untuk menjadi agen perubahan melalui berbagai program. Mulai dari peningkatan pendidikan keluarga, pelatihan keterampilan literasi digital, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur Kalbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.
“Terima kasih atas dedikasi, ketulusan, serta komitmen dalam mendukung tugas-tugas suami, memperkuat organisasi, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap peringatan HUT ke-26 ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi dan memperluas peran strategis Dharma Wanita Persatuan dalam pembangunan daerah.
“Harapan kita dari Dharma Wanita adalah bisa mendukung generasi muda menuju Indonesia Emas. Dari ibu-ibu inilah akan lahir putra-putri yang berkarakter dan nantinya mampu menggantikan kami yang sudah selesai,” pungkasnya.
Penulis: Maria






