SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Umur Baterai Motor Listrik 3–5 Tahun, Kapan Waktu Tepat untuk Mengganti?

Umur Baterai Motor Listrik 3–5 Tahun, Kapan Waktu Tepat untuk Mengganti?

Motor listrik Savart. (Dok Savart/Istimewa)

Jakarta (Suara Kalbar)- Baterai motor listrik merupakan komponen paling vital karena berfungsi sebagai sumber tenaga utama yang menentukan performa, jarak tempuh, hingga kenyamanan berkendara.

Sama seperti perangkat elektronik lainnya, baterai memiliki usia pakai terbatas dan kualitasnya akan menurun seiring waktu.

Oleh karena itu, memahami umur baterai serta mengetahui kapan waktu terbaik untuk menggantinya sangat penting agar pengguna dapat mengelola biaya perawatan sekaligus memastikan performa motor tetap optimal.

Umur Baterai Rata-rata 3–5 Tahun

Secara umum, baterai motor listrik modern, khususnya yang menggunakan teknologi lithium-ion, mempunyai usia pakai sekitar tiga hingga lima tahun. Rentang ini bukan angka pasti, melainkan perkiraan berdasarkan pola pemakaian dan kualitas perawatan.

Dalam kondisi ideal, baterai dapat bertahan lebih lama. Sebaliknya, penggunaan intensif, kebiasaan buruk saat pengisian daya, atau paparan kondisi ekstrem dapat mempercepat penurunan kapasitas.

Faktor utama yang memengaruhi usia baterai adalah jumlah siklus pengisian atau charge cycle. Setiap baterai hanya dapat diisi ulang dalam jumlah tertentu sebelum performanya mulai merosot.

Penggunaan harian dengan pola cas yang benar dapat memperpanjang usia pemakaian, sedangkan kebiasaan yang tidak tepat dapat mempercepat degradasi.

Faktor yang Memengaruhi Usia Pakai Baterai

Beberapa kebiasaan dan kondisi berikut ini dapat mempercepat penurunan kualitas baterai motor listrik:

  1. Sering mengosongkan baterai hingga 0 persen: Kebiasaan ini merusak sel baterai dan membuat kapasitasnya lebih cepat menurun.
  2. Membiarkan baterai di-charge terlalu lama atau memakai charger tidak standar: Overcharging meningkatkan suhu dan merusak struktur sel baterai.
  3. Penyimpanan dalam suhu ekstrem: Baterai sangat sensitif terhadap panas. Suhu yang tinggi atau lingkungan lembap dapat mempercepat degradasi.
  4. Gaya berkendara agresif: Akselerasi mendadak, berkendara di medan berat, atau membawa beban berlebih membuat baterai bekerja lebih keras.
  5. Terlalu sering menggunakan fast charging: Meski aman, penggunaannya yang terlalu sering dapat mempercepat penurunan kualitas baterai.

Tanda Baterai Mulai Melemah

Ketika baterai mulai mendekati akhir usia pakainya, beberapa gejala biasanya muncul, seperti:

  • Jarak tempuh semakin berkurang meski baterai telah diisi penuh.
  • Waktu pengisian daya menjadi lebih lama dari biasanya.
  • Motor terasa kurang bertenaga, terutama di tanjakan.
  • Persentase baterai turun cepat dalam waktu singkat.
  • Baterai lebih cepat panas saat digunakan atau saat diisi ulang.
  • Bentuk fisik baterai berubah, seperti menggembung atau mengeluarkan bau tidak wajar.

Jika dua atau lebih tanda ini muncul secara konsisten, hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa baterai perlu diganti.

Kapan Waktu Terbaik Mengganti Baterai?

Waktu ideal mengganti baterai adalah ketika performa motor sudah tidak memenuhi kebutuhan harian atau ketika kapasitasnya tinggal sekitar 60–70 persen dari kondisi awal.

Menunda penggantian dapat membuat kenyamanan berkendara menurun, bahkan berisiko membahayakan apabila baterai mengalami kerusakan serius.

Meski demikian, tidak semua penurunan performa harus langsung disikapi dengan penggantian. Jika gejalanya masih ringan, memperbaiki pola penggunaan dan meningkatkan kualitas perawatan dapat membantu memperlambat degradasi baterai.

Cara Memperpanjang Umur Baterai Motor Listrik

Beberapa langkah berikut ini dapat dilakukan untuk menjaga baterai tetap awet dan tahan lama.

  • Hindari penggunaan hingga benar-benar habis. Isi ulang saat kapasitas di kisaran 20–30 persen.
  • Cabut charger setelah baterai penuh untuk mencegah panas berlebih.
  • Simpan motor dan baterai di tempat sejuk dan tidak terkena paparan matahari langsung.
  • Gunakan charger resmi dari pabrikan untuk menjaga keamanan dan stabilitas pengisian.
  • Kurangi penggunaan fast charging kecuali benar-benar diperlukan.
  • Pertahankan gaya berkendara yang halus dan stabil.

Dengan perawatan yang tepat, baterai dapat bertahan lebih lama dari estimasi sehingga membantu menghemat biaya penggantian.

Baterai motor listrik umumnya memiliki umur pakai tiga hingga lima tahun. Namun, masa pakai tersebut dapat lebih pendek atau lebih panjang tergantung pola penggunaan, kondisi lingkungan, dan kualitas perawatan.

Mengenali tanda-tanda penurunan performa sangat penting agar pengguna dapat mengambil langkah tepat, baik berupa penyesuaian kebiasaan penggunaan maupun penggantian baterai sebelum kondisinya semakin menurun.

Pada akhirnya, baterai adalah komponen yang memang harus diganti seiring berjalannya waktu, mirip seperti aki pada motor konvensional, sementara motor listrik dapat bertahan jauh lebih lama.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan