Syamsul Rizal Resmi Dilantik Jadi Ketua IPSI Bengkayang Periode 2025–2029
Bengkayang (Suara Kalbar) – Ketua Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalimantan Barat, Alexander Wiliyo, secara resmi melantik Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal, beserta jajaran pengurus baru IPSI Kabupaten Bengkayang untuk periode kepemimpinan 2025-2029, Pada Sabtu 18 Oktober 2025 bertempat di Lantai V Kantor Bupati Satu Atap Jalan Guna Baru Trans Rangkang Kelurahan Sebalo.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KONI, Kapolres Bengkayang diwakili Kasat Reskrim, Anggota DPRD Bengkayang Fraksi Partai Golkar, Para Ketua Perguruan Pencak Silat dan undangan.
Ketua IPSI Kalbar, Alexander Wiliyo, berharap pengurus baru IPSI Bengkayang dapat terus mencetak atlet-atlet berprestasi dan melestarikan warisan leluhur pencak silat.
“Pencak silat bukan hanya sekedar olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Alexander Wiliyo juga menekankan bahwa tugas utama IPSI Bengkayang ke depan adalah mencetak atlet-atlet berprestasi dan mengharumkan Kabupaten Bengkayang.
Sementara itu Drs H Syamsul Rizal Ketua IPSI Kabupaten Bengkayang menyampaikan bahwa Ia siap membudayakan Pencak Silat dalam berbagai event.
“Terima kasih IPSI Kalbar telah memberikan amanah ini, yang memang Pencak Silat merupakan warisan budaya leluhur,”katanya.
Pencak Silat merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat berharga dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Takbenda pada tahun 2019. Pencak silat juga lebih dari sekedar seni bela diri, pencak silat mengandung nilai-nilai luhur yang mencerminkan karakter bangsa Indonesia.
Kedepan jika ada kegiatan berupa penyambutan dan acara resmi, jika perlu memang akan di buka dengan penyambutan Pencak Silat, agar kegiatan warisan leluhur ini bisa semakin membudaya.
Tentunya dalam berbagai kesempatan, kami akan mencari bibit-bibit terlatih Pencak Silat yang ada di Kabupaten Bengkayang agar Prestasi olahraga dibidang Pencak Silat ini menjadi salah satu prestasi olahraga di Kabupaten Bengkayang yang bisa meraih emas, perak dan minimal perunggu diberbagai kegiatan olahraga baik Porprov hingga PON.
Sementara itu Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kasat Reskrim AKP Anuar Syarifudin mengapresiasi kegiatan dan telah dilantiknya pengurus IPSI kabupaten Bengkayang 2025-2029.
Pencak Silat warisan Budaya Indonesia yang kaya makna, Pencak silat bukan hanya tentang gerakan fisik, tetapi juga tentang filosofi hidup yang mendalam. setiap gerakan memiliki makna terkait dengan alam, kehidupan, dan Spiritualitas. Pencak silat juga mengajarkan keseimbangan antara kekuatan fisik dan mental, serta harmonisasi antara manusia dan alam.
Pencak Silat bukan hanya menjadi simbol identitas bangsa, tetapi juga alat untuk memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia . Dengan melestarikan pencak silat, kita dapat menjaga warisan budaya leluhur dan memperkaya kehidupan spiritual dan sosial,”pungkasnya.
Penulis : Kurnadi






