BPS: Kunjungan Wisman ke Kalimantan Barat Naik 23,42 persen
Pontianak (Suara Kalbar) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat, Muh Saichudin mengatakan pihaknya mencatat peningkatan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Barat sepanjang Januari hingga Juli 2025.
“Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman mencapai 60.592 kunjungan atau naik 23,42 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Muh Saichudin di Pontianak, Rabu (3/9/2025).
Ia menjelaskan, meskipun secara tahunan angka kunjungan meningkat, tren bulanan sempat mengalami penurunan. Pada Juli 2025, jumlah kunjungan wisman tercatat 7.466 kunjungan, turun 34,14 persen dibandingkan Juni 2025.
“Namun, jika dibandingkan Juli 2024, angka tersebut tetap tumbuh 5,60 persen,” tuturnya.
Empat pintu utama masuknya wisman ke Kalbar adalah Entikong, Aruk, Nanga Badau, dan Jagoi Babang. Dari total kunjungan Juli 2025, wisatawan asal Malaysia masih mendominasi dengan 64,04 persen, disusul Taiwan 1,32 persen dan Tiongkok 1,08 persen.
“Letak geografis yang berbatasan langsung dengan Malaysia membuat pintu perbatasan darat masih menjadi jalur utama kunjungan wisman,” katanya.
Selain wisman, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) juga mencatat pertumbuhan tinggi. Pada Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 1,19 juta perjalanan, naik 97,56 persen dibandingkan Juli 2024.
Secara kumulatif, Januari hingga Juli 2025 tercatat 7,87 juta perjalanan atau meningkat 58,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Daerah tujuan utama wisnus pada Juli 2025 adalah Kota Pontianak (25,68 persen), Kabupaten Kubu Raya (15,17 persen), dan Kota Singkawang (10,66 persen).
Indikator pariwisata lainnya juga menunjukkan tren positif. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Juli 2025 mencapai 51,24 persen, tertinggi dalam tujuh bulan terakhir, meski turun tipis 0,83 persen dibanding Juli 2024. Sementara itu, TPK hotel nonbintang tercatat sebesar 29,65 persen atau naik 1,51 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Dari sisi transportasi, BPS Kalbar mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Juli 2025 mencapai 105.822 orang, turun tipis 0,09 persen dibanding Juli 2024. Penurunan lebih dalam terjadi pada penumpang angkutan laut domestik yang hanya mencapai 8.412 orang atau turun 19,97 persen (y-on-y),” katanya.
Sebaliknya, angkutan barang melalui laut mengalami lonjakan signifikan. Pada Juli 2025, muat barang di pelabuhan laut Kalbar tercatat 511.259 ton, meningkat 71,77 persen dibandingkan Juli 2024.
“BPS menilai tren pertumbuhan kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata Kalbar. Meski masih ada fluktuasi bulanan, capaian kumulatif menunjukkan sektor ini mulai pulih dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” kata Muh Saichudin.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






