Yakobus Kumis Ajak Semua Pihak Introspeksi dan Jaga Kondusivitas Kalbar
Pontianak (Suara Kalbar) – Sekretaris Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis, mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan introspeksi diri dan bersama-sama mencari jalan memperbaiki kondisi negara. Ia menegaskan bahwa persoalan kebangsaan tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk rakyat dan organisasi kemasyarakatan.
“harapan kita mari kita semua, semua lembaga termasuk rakyat kita sendiri, organisasi kita yang ada, semua kita bersama-sama introspeksi diri apa yang harus dilakukan untuk membenahi negara ini,” ujarnya usai menghadiri kegiatan di Balai Petiti, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (01/09/2025).
Lebih jauh, Yakobus menekankan peran penting mahasiswa dan generasi muda yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi rakyat. Ia mengingatkan agar perjuangan tersebut tetap berjalan secara murni, tanpa disusupi oleh kepentingan politik kelompok tertentu.
“harapan saya kepada para mahasiswa dan kepada para Mereka-mereka yang peduli terhadap bangsa dan negara kita sampaikan aspirasi kita, unek-unek kita, dengan cara yang lebih memberikan nuansa jangan sampai ada disusupi oleh oleh pihak-pihak lain untuk kepentingan-kepentingan politik tertentu untuk kepentingan sekelompok-sekelompok tertentu sehingga menyebabkan negara kita ini caos,” katanya.
Menurut Yakobus, pemerintah harus segera merespons keresahan publik dengan membuka mata terhadap realitas di lapangan. Aspirasi masyarakat, lanjutnya, harus didengar dan dijadikan dasar untuk melakukan perubahan.
“Harapan kita apa yang sudah dilakukan ini pemerintah harus membuka mata, mendengar, Telinga di pasang, mata dibuka melihat kenyataan real terjadi, lakukan perubahan segera,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat menunggu kebijakan yang benar-benar berpihak kepada mereka, terutama dalam hal pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan, penciptaan lapangan pekerjaan, serta pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah untuk kesejahteraan rakyat.
“Kebijakan yang diharapkan masyarakat adalah ada pemerataan pembangunan, ada kesejahteraan, ada lapangan perkerjaan, kemudian mereka bisa hidup dengan sumber daya alam Indonesia yang luar biasa,” jelasnya.
Dalam konteks Kalimantan Barat, Yakobus mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan daerah. Ia berharap agar masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis yang justru merugikan diri sendiri dan daerah.
“untuk Kalimantan Barat, kita mari bersama-sama kita jaga kondusivitas daerah. Jangan ada kejadian-kejadian seperti di tempat lain pembakaran-pembakaran hindari Penjarahan penjarahan jangan ada terjadi. Itu bukan solusi,” pungkasnya.
Penulis: Fajar Bahari






