SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Ria Norsan Janji Perbaiki Infrastruktur dan Siapkan Program Internet Murah

Ria Norsan Janji Perbaiki Infrastruktur dan Siapkan Program Internet Murah

Gubernur Kalbar, Ria Norsan, hadir di tengah aksi demo mahasiswa FISIP UNTAN yang berlokasi di kantor DPRD Kalbar pada Senin (01/09/2025) sore. [SUARAKALBAR.CO.ID/Maria]

Pontianak (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menanggapi aspirasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura (FISIP UNTAN) dalam aksi damai yang berlangsung di kantor DPRD Kalbar pada Senin (01/09/2025) sore.

Ria Norsan mengapresiasi jalannya aksi yang dinilai tertib dan santun, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“UMR kita setiap tahun memang naik. Tapi kita menyesuaikan dengan kabupaten-kabupaten yang lainnya, juga profesi yang lain. Sesuai kesepakatan kita, juga menyesuaikan juga dengan BPS,” kata Ria Norsan saat doorstop bersama awak media.

Menurutnya, upah minimum regional (UMR) tahun ini telah meningkat dibandingkan tahun lalu. Ia juga menyinggung soal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar.

“IPM kita memang ranking kelima se-Kalbar. Dan ranking ke-28 dari 38 provinsi. Saya sering menggaungkan tentang IPM ini. Mudah-mudahan ke depannya IPM kita ini bisa meningkat,” ujarnya.

Terkait aksi mahasiswa, ia mengaku senang karena berlangsung damai dan terkoordinasi.

“Aksi hari ini yang dilakukan oleh mahasiswa Fisipol UNTAN khususnya, sangat baik sekali dan sangat santun sekali. Nah beginilah, saya inginnya aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa. Terukur, terkoordinir, dan tidak tergoda-goda hal lain. Insya Allah bisa diselesaikan dengan cara musyawarah,” tegasnya.

Selain itu, Ria Norsan juga mengungkapkan rencana kerja sama dengan pengusaha internet dari Jakarta untuk menghadirkan akses internet murah di Kalbar.

“Yang menarik juga ada internet gratis. Saya sedang melakukan pembicaraan dengan pengusaha internet dari Jakarta. Kemarin kita sudah coba di beberapa tempat. Ini dia akan membangun jalur internet sekaligus mantan barat nanti. Dan dia akan memberikan gratis di tempat-tempat sekolah, kampus, dan untuk rumah-rumah masyarakat,” jelasnya.

Program internet ini dirancang agar lebih terjangkau masyarakat.

“Satu bulannya cukup membayar Rp 100.000 bisa dipakai berapa orang. Nah kalau kita pakai yang lain kan di atas Rp 100.000. Nah ini cukup Rp 100.000 nanti,” paparnya.

Norsan juga menyebutkan adanya keterbatasan anggaran yang memengaruhi pembangunan infrastruktur, termasuk jalan. Namun, ia memastikan beberapa proyek strategis tetap berjalan.

“Rencananya kita dalam waktu dekat ini karena situasi dan kondisi sekarang tidak mungkin. Kita tunggu dulu,” pungkasnya.

Penulis: Maria

Komentar
Bagikan:

Iklan