Berangkat dari Cita-Cita Bing Slamet, Komeng Perjuangkan Hari Komedi
Jakarta (Suara Kalbar)- Komedian sekaligus anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami alias Komeng, kembali menggaungkan pentingnya menetapkan Hari Komedi Nasional. Gagasan ini ia suarakan sebagai bentuk apresiasi bagi para pelawak yang selama ini berperan menghadirkan tawa di tengah masyarakat.
Komeng mengusulkan 27 September sebagai tanggal peringatan, bertepatan dengan hari lahir maestro lawak Indonesia, Bing Slamet.
Lantas, apa yang membuat Komeng begitu gigih menyuarakan aspirasi ini?
“Kalau diperhatikan, hampir semua seniman sudah punya hari peringatan. Ada Hari Film untuk para aktor-aktris, Hari Musik bagi musisi, bahkan Hari Sabarno pun ada. Nah, komedian justru belum punya hari istimewa. Padahal, di setiap acara selalu ada unsur komedi karena itu, kita sangat berharap bisa ada Hari Komedi Nasional,” ujar Komeng dalam sebuah tayangan YouTube, Minggu (24/8/2025).
Menurutnya, keberadaan Hari Komedi Nasional penting sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelawak yang selama ini menghadirkan tawa di tengah hiruk pikuk persoalan masyarakat.
“Mungkin teman-teman komedian juga ingin diakui keberadaannya. Dahulu sebenarnya sudah ada upaya untuk mengajukan, bahkan berkasnya pun disiapkan tetapi tetap belum berhasil. Nah, sekarang saya coba dorong lagi lewat jalur DPD,” jelasnya.
Meski demikian, Komeng mengakui posisinya di DPD tidak sepenuhnya mendukung upaya itu. Saat ini ia berada di Komite II yang lebih banyak mengurusi isu pertanian, bukan kebudayaan yang berkaitan langsung dengan aspirasi komedian.
“Sekarang saya di Komite II, jadi memang enggak nyambung karena fokusnya ke pertanian, bukan budaya. Untungnya, saya dapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan yang dipimpin Pak Fadli Zon. Beliau juga dewan penasihat Persatuan Seniman Komedi Indonesia (Paski), dan sekarang sudah ada peraturan menterinya,” pungkas Komeng.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






